Anda penyuka soto? Namun bingung
mencari tempat nyoto yang yahud di Bandar Lampung? Sini ane kasih referensinya.
Tapi ini menurut lidah ane lho ya. Jangan khawatir, lidah ane seleranya pasti
tak jauh dari lidah ente-ente kok. Ini adalah Soto Lamongan yang berada di
Bandar Lampung. Belum lama buka sih, tapi rasanya tak jauh beda dengan Soto
Lamongan di tanah Jawa sana.
WAW... So Interesting... WAW... So Amazing... WAW... So WONDERFUL... Wahyu Adi Wibowo's Blog
Saturday, January 23, 2016
Monday, January 11, 2016
CitiHub, Hotel Budget yang mantep di Bandar Lampung
Berawal dari kunjungan salah seorang
kerabat yang sedang ada dinas luar kota dan bertepatan di tempat saya tinggal
saat ini yaitu Bandar Lampung. Layar HP mengisyaratkan bahwa kami harus meet up
di salah satu Hotel di bilangan Tanjung karang pusat. Yup, CitiHub yang berdiri
belum lama di Jl. Kartini tepat di depan LIA menjadi meeting point kami. Mobil
pun kami parkir tepat di depan hotel dan, kami siap menggerayangi jeroannya.
Monday, January 4, 2016
Mie Lampung Yang Bener-Bener Mie Lampung
Berbicara masalah mie, tentu anda
semua pernah bahkan sering mendengar mie Lampung bukan? Jujur, saya pun lumayan
sering mendengar. Namun hingga saat ini, saya belum pernah tahu bentuknya Mie
Lampung itu seperti apa. Itu salah satu jenis mie yang berbeda dengan mie yang
lain, atau ya sekedar mie biasa tapi berasal dari Lampung, atau mungkin suatu
merk dagang? Bahkan sampai saat ini pun saya belum tahu jawabannya. Yang saya
tahu adalah ada sebuah warung Mie yang sangat terkenal dengan nama “Mie
Lampung” yang berada di Bandar Lampung. Mungkin ini adalah jawabannya?
Thursday, December 10, 2015
Bali Food Murah Meriah? Ya Dapur Bali
Jika saya pernah posting juga
tentang tempat
makan yang bali banget yakni Ambali, maka kali ini saya akan sedikit
share juga tentang tempat makan khas Bali juga namun dengan banderol yang lebih
merakyat. Dapur Bali namanya. Dari namanya jelas restoran ini menyajikan menu
utama yang khas bali. Ada beberapa keunikan yang patut sekali untuk dicoba.
Tempatnya pun sangat mudah dijangkau di tengah-tengah kota Bandar Lampung. Mau
tau keunikannya? Mari ikuti saya.
Letak yang sangat strategis yakni di
Jl. Raden Inten no 144 depan tugu Adipura (tugu gajah) disamping Kids Station
membuat tempat ini sangat mudah untuk dicapai. Jangan merisaukan tempat parkir,
karena restoran ini menyediakan tempat parkir yang luas di belakang. Jika anda
masuk, maka anda bisa ngetem di lantai 1 atau lantai 2. Di lantai 1 anda akan
menemukan berjajar menu makanan Bali yang ditata prasmanan. Lengkap dari Nasi,
sayur hingga lauk. Tapi saya lebih suka nongkrong di lantai 2. Disana ada
balkon yang menghadap langsung tugu adipura. Ughhh... makan dengan menghadap
perempatan pusat kota yang sekaligus menjadi ikon kota tapis berseri dengan
hembusan angin sepoi sungguh aduhai sekali. Di lantai 2 ini pula menu paket
disediakan. Dan anda bisa makan hanya dengan uang 8 ribu rupiah sadja.
![]() |
| Nasi Jinggo |
![]() |
| Nasi Pedas |
Yup, nasi Jinggo Bali disini hanya
dibanderol Rp.8000,- saja. Ini nih kuliner yang ane suka. Murah meriah. Nasi
dengan porsi kecil (sebesar kurang lebih 2X nasi kucing), ditambah ayam suwir berbumbu,
kering tempe, serundeng, dan sambal sudah cukup membuat lidah anda bergoyang.
Selain itu ada nasi Pedes Bali. Ini juga tak kalah murahnya gan, hanya 9 ribu
rupiah sadja. Dengan harga yang 1 ribu lebih mahal nasi ini dilengkapi dengan sayur
urap dan sambal mentah. Meski dibanderol murah, ini juga sangat yummy. Keduanya
enak. Saya biasa pesan keduanya untuk memenuhi kebutuhan perut buncit saya. Selain
kedua saudara kembar tersebut, ada pula menu paket ayam Taliwang. Nasi dengan
lauk Ayam goreng Bali dengan sambal mentah. Harga 17 ribu. Ketiga menu tersebut
lah yang menjadi daya tarik dari restoran ini. Konsep murah memang dihadirkan
agar restoran selalu ramai dan bagi yang kangen dengan makanan Bali mudah sekali
untuk tersalurkan.
Di lantai 2 ada pula tersedia
dimsum. Hanya dengan 5 ribu per pcs (biji), anda sudah bisa menikmati dimsum
yang hangat dan nikmat. Jika anda makan dengan menu prasmanan di lantai 1 akan
dihargai per masakan yang diambil (mungkin akan jatuh lebih mahal), maka di
lantai 2 anda hanya cukup dengan membayar 8 ribu untuk bisa makan khas bali.
Meski sederhana dan terkesan tanpa lauk, Nasi Jinggo di sini juara. Dan, masih
ada satu lagi menu baru dari warung makan ini. Nasi Bakar. Murah sekali. Jauh lebih
murah dibanding Nasi Bakar LG yang terkenal ituh. Tapi, ya memang rasanya tidak
terlalu juara. Toh Dapur Bali bukan spesialis Nasi bakar kan? Jadi, jangan lupa
buat mencoba masakan khas bali yang murah meriah di Dapur Bali. Pasti
nambah-nambah lagi deh. Semoga berguna...
Regards,
waw
Saturday, December 5, 2015
Ngemil di Pempek Selamat Bandar Lampung
Saya bukan penggemar pempek. Namun saya
ditakdirkan haruskan mau dengan makanan berbahan dasar ikan dan tepung ini.
Pasalnya istri saya termasuk dalam organisasi IPPSI (Ikatan Penyuka Pempek
Seluruh Indonesia). Meski bukan makanan yang berasal dari Lampung, namun pempek
ternyata amat sangat memasyarakat di Bumi Ruwa Jurai. Penjual Pempek di sini,
sudah seperti penjual gorengan di Jawa sana. Dan disini. Di Pempek Selamat kami
kadang menyantap makanan khas Palembang tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)


















