visit on my page

Friday, October 19, 2012

Dampak Global Adanya Mobil Murah (LCGC) di Indonesia

Santer berhembus kabar bahwasanya akan dijual mobil murah di indonesia. Hal ini memang bukan hanya isapan jempol belaka. Keseriusan para ATPM roda 4 untuk menyediakan mobil dengan harga terjangkau memang sudah menjadi kenyataan. Beberapa waktu lalu pabrikan yang moncerrrr dengan avanxenia telah memproklamirkan diri telah memproduksi mobil LCGC (Low Cost Green Car) alias mobil murah nan ramah lingkungan. Mereka dengan sangat yakin akan membanderol dengan harga hingga separuh produk terlarisnya itu. Tinggal menunggu regulasi dari pemerintah saja unutk mengumumkan nominal harga yang akan dipasang. Dan menurut kabar yang beredar pula, ATPM lain juga akan mengekor dengan memproduksi mobil LCGC. Hal ini tentu sangat membuat rakyat Indonesia berbahagia. Bagaimana tidak impian unutk mempunyai mobil semakin dekat. Meskipun harganya masih mahal… hehe… namun begitu, ternyata jika regulasi pemerintah akan mobil LCGC ini lancer jaya, maka ada beberapa hal yang menjadi dampaknya. Apa saja dampak mobil murah tersebut? Mari kita bahas bersama.

Saturday, October 13, 2012

Suzuki Nex Tak Bergaung Lagi

Sejak kemunculan pertamanya di blantika skutik Indonesia, produk entry level Suzuki ini menggebrak dengan slogan “IRIT”. Dicatat oleh rekor MURI, Produk yang diberi nama Nex ini tembus nyaris 80 km dengan hanya menggunakan BBM jenis premium sebanyak 1 liter. Jelas hal ini membuat gempar jagat permotoran Indonesia. Hingga tidak sedikit orang yang membanding-bandingkan skutik produk jepang lain dengan Nex. Hingga muncul skutik injeksi dari Yamaha yang diunggulkan karena iritnya pun kebanyakan masyarakat mengkomparasikan dengan produk Suzuki tersebut. “Iritan mana ama Nex?” celetuk seseorang saat temannya membuka pembicaraan tentang Mio-J. tapi anehnya kenapa pruduk yang dianggap super irit itu jarang beredar di jalanan alias tidak moncer penjualannya?. Hal tersebut mungkin yang memicu Suzuki hingga akhirnya merilis Nex injeksi. Waw… type karbunya saja uirit, apalagi versi injeksinya ya???

Tuesday, October 9, 2012

Review blackberry 9220 aka Davis (komparasi/perbandingan head to head Davis vs Gemini)

Saya adalah salah satu dari jutaan orang pengguna Blackberry. Bukan karena ingin gaya2an atau mengangkat gengsi. Namun lebih kepada fungsi. Tidak saya pungkiri bahwa saya menggunakan blackberry hanya untuk memakai fasilitas Blasckberry Masanger. Memang jika dibandingkan dengan smartphone yang lain IMHO blackberry lebih inferior dari segi kecanggihan. Android salah satu seteru blackberry saat ini menyajikan teknologi yang lebih oke dibanding blackberry. Yup, karena alasan kebanyakan orang telah memakai blackberry, sehingga fitur BBM menjadi sangat optimal. Singkatnya, lebih mudah berkomunikasi dengan kolega adalah alasan menggnakan BB. Apakah anda juga demikian? Saya terhitung sangat newbi dalam hal gadget yang satu ini. Belum genap 3 bulan saya memakai salah satu produk keluaran RIM tersebut. Dengan nama produk BB 9220 alias Davis saya memulai jadi konsumen pabrikan asal Canada itu. Nah kali ini saya coba untuk sedikit review mengenai produk ini. Semoga menjadi bahan pertimbangan jika Anda ingin meminang BB. Bahan Review saya adalah si Davis itu sendiri dan produk RIM yang lain yang sudah popular sebelumnya yakni BB 8520 alias Gemini.

Saturday, October 6, 2012

Fenomena Blackberry di Indonesia

Perkembangan teknologi informasi demikian dahsyatnya. Bahkan sejauh angan berfantasi, seolah hal tersebut terjadi esok hari. Tidak jauh-jauh lah, sekarang cleaning servis, petani, bahkan tukang gembala ternak pun selalu ada telephon genggam di saku celananya. Ini menunjukkan betapa mudah nya kita berkomunikasi dengan orang lain tanpa bertatap muka. Tinggal pencet langsung dapat berbincang secara langsung dalam jarak yang sangat jauh. Beberapa nama besar sepeerti Nokia, Samsung, hingga Apple dan Blackberry seakan menjadi semakin tenar seiring perkembangan di bidang telekomunikasi. Kali ini saya akan sedikit bahas tentang fenomena blackberry di Indonesia.

Tuesday, October 2, 2012

Ganti Dapur Pacu, Apakah Honda Beat Masih Digdaya?

Regulasi standar emisi EURO memang seakan memaksa ATPM roda 2 bekerja keras untuk memenuhi. Apapun dikorbankan untuk tidak melanggar kebijakan pemerintah tersebut. Hal ini terjadi pada jawara skutik Indonesia saat ini. Apa lagi kalo bukan HONDA BEAT. Pabrikan sayap ngepak tersebut dipaksa untuk mengevolusi gacoan telarisnya tersebut pada sector dapur pacu. Walaupun dengan gelondongan mesin karbu terjual amatlah sangat banyak, ATPM tersebut seakan mengharuskan mengganti dapur pacu dari system karbu menjadi system injeksi unutk memenuhi regulasi standar emisi EURO. Nah, pertanyaannya apakah dengan evolusi dapur pacu tersebut Honda masih digdaya di segmen skutik entry level? Mari kita bahas bersama.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?