visit on my page

Friday, October 31, 2014

Tapis Carnival (Kirab Budaya di Tanah Lada)

 
Well, this is about Lampung again. Pernah dengar istilah diatas? Kalau belum mari kita jelajah sedikit sebagai wawasan. Jika disodorkan pertanyaan “apa yang anda ingat saat mendengar kata “Lampung” dan “Kain”? apa yang akan anda jawab? Anda yang tahu akan budaya Lampung akan menjawab “TAPIS”. Yup, salah satu jenis kain yang dirajut dengan benang emas. Biasa untuk slempang atau sebagai penghias di dinding bangunan. Kain ini asli came from Lampung. Harga? Sudah pasti sangatlah mahal, hanya orang dari kalangan berduit dan sadar budaya saja yang memiliki kain ini. Dan, perlu anda tahu juga bahwasanya ibu kota propinsi Lampung yakni Bandar Lampung sangat termasyur dengan julukan “Kota Tapis”. Lalu apa yang dimaksut dengan “Tapis Carnival”? dari istilah saja kita sudah bisa menebak bahwa itu adalah suatu kegiatan berbentuk karnaval yang ber-tema-kan Tapis. Dan benar adanya memang. Tapis Carnival adalah suatu kegiatan rutin annual yang diselenggarakan pemerintah propinsi Lampung untuk melestarikan salah satu budaya nya.

Kegiatan ini berbentuk karnaval arak-arakan dengan pakaian budaya dari tiap kabupaten seantero Tanah Lada. Arak-arakan biasanya melintasi jalan utama ibu kota. Tiap kabupaten mewakilkan saetidaknya satu kompi untuk memperkenalkan pakain budaya asal kepada khalayak. Dan, tentunya bukan hanya tapis saja yang diarak. Segala macam bentuk pakaian pun dikenakan dalam kirab budaya tersebut. Dari yang formal hingga ekstreem. Mirip dengan Batik Carnival gitu lah kalau di tanah Jawa. Sepanjang jalan pun dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah. Ada yang ingin mengabadikan momen penting tersebut, ada yang ingin melihat bagaimana meriahnya pagelaran, ada pula yang hanya sekedar ikut memeriahkan dengan turun ke jalan.
  


 







Senyum para peserta Tapis Carnival pun semakin membuat acara menjadi semarak. Pakaian adat yang gemerlapan dipadu dengan wajah-wajah ayu dan gagah menghiasi sepanjang jalan. Keceriaan anak-anak hingga orang dewasa yang menyaksikannya juga semakin memberi warna meriah. Ini adalah wajah seni dan budaya tanah Lampung yang asri. Pakaian merupakan identias diri. Sebuah kirab budaya dan seni yang harus diapresisi. Dan tentunya saja dijaga agar tetap lestari. Semoga berguna...
 advertisement


Regards,


waw

Thursday, October 30, 2014

Mesin Pencopot Ban Di Bengkel Yamaha

Yess, its time for Keling regular maintenance. Saatnya menyambangi beres untuk servis berkala Fino. Service tidak ada masalah, hanya service rutin dan ganti oli saja. Namun yang aneh, saat kunjungan ke beres Yamaha kali ini saya dikagetkan oleh sebuah alat berat yang tronggok di sudut bengkel. Terlihat seperti mesin bubut. Saya amati saja dari kejauhan. Sepertinya alat tersebut sengaja diletakkan di bagian depan bengkel agar pasien service melihatnya. Entah alat ini sudah terpasang lama dan saya tidak ngeh pada kunjungan service saya sebelumnya, atau memang baru-baru saja dipajang. Dan, ternyata alat tersebut bukan hanya sebagai pajangan saja, sesaat kemudian terlihat ada beberapa mekanik yang mengoperasikannya.

Wednesday, October 29, 2014

Proudly Present My LILDUDE

Entah mengapa saya sekarang jarang pegang blog. No inspiration? Maybe. No time? Bisa jadi. Bored? Jangan lah kalo ini. Well, yang penting masih ada eksistensi. Sampai-sampai untuk menyambut kedatangan anggota keluarga baru belum terealisasi. Dan inilah saatnya. Yup, alhamdulillah saya dipercaya ‘lagi’ untuk mengemban amanah menjadi orang tua. Setelah lebih dari 18 bulan yang lalu kebahagian menyelimuti keluarga kami dengan kehadiran mbak Daira , kini kebahagiaan itu menjadi amat sempurna dengan kehadiran adeknya.

Saturday, October 18, 2014

Jumbo Seafood, Kuliner Oke Bandar Lampung


foodspotting.com
Jika anda pecinta kuliner di daerah lampung pasti pernah mampir di salah satu tempat kuliner di sudut kota bandar lampung ini. Di jl. Ikan kakap teluk betung tepatnya. Yup, Jumbo Kakap. Dulu memang ada, tapi jangan lagi mencari restoran seafood jumbo kakap karena sudah tidak ada lagi. Bagaimana bisa tempat makan yang segitu rame dan fenomenal bisa kukut (baca gulung tikar)? Bukan, bukan gulung tikar ternyata. Lebih tepatnya reborn. Betul sekali, jumbo kakap kini lahir dengan nama dan tempat baru.

Friday, October 17, 2014

Mal Boemi Kedaton (Terlengkap di Lampung)


Yeah, its about hangout. Yup, ada tempat nongkrong terbaru di kota tapis. Sebenernya sudah lumayan lama launching, tapi baru kali ini saya bisa share. Namanya “Boemi Kedaon Mal” namun biasa disingkat BKM. Mal ini digadang-gadang sebagai mal terbesar ditanah lada. Akan baunyak tenant yang bercokol di sana. Dari yang kelas teri hingga yang level tertinggi. Pastinya hal tersebut akan menambah khasanah pertongkrongan warga lampung umumnya dan warga kota bandar lampung khususnya.

Monday, October 13, 2014

Periksa Mata di RS dr Yap Jogja (via BPJS)


Bagi insan kesehatan tentunya tidak asing dengan istilah diatas. Beda dengan saya. Awalnya saya tidak mengira jika rs dr yap adalah salah satu rs mata termasyur. Sampai akhirnya saya dan istri membuktikan sendiri. Yup, letak yang strategis di jantung kota gudeg membuat rumah sakit ini mudah dijangkau. Hanya beberapa depa saja dari bundaran UGM anda sudah bisa mememukan rumah sakit mata ini. Ke arah selatan, dan ada di kanan jalan. Dengan tujuan periksa mata melalui jalan bpjs saya pun menyambangi nya.

Saturday, October 11, 2014

Wajah Baru Bandara Raden Inten 2 (sept 2014)


Saat terakhir akan mudik bersama keluarga (september 2014), kamipun memilih alat transportasi udara. Selain cepat (tidak buang banyak waktu), tidak menguras tenaga adalah alasan lainya. Bukan apa2, dua anggota baru keluarga kami masih menyandang status infant. Singkat cerita, setelah beberapa lama tidak nongkrong di bandara kebanggaan masyarakat lampung itu, saya pun tidak mengira akan adanya perubahan. Hingga akhirnya pesawat yang delay hingga 1 jam menuntun saya untuk mengeksplore runang tunggu bandara yang terletak di kabupaten lampung selatan ini.

Friday, October 10, 2014

Review Kereta Api Menoreh (Pengalaman)


Sesuai janji saya pada posting sebelumnya, saya akan sedikit share tentang pengalaman saya naik kereta api. Bukan pengalaman pertama naik kereta api, namun lebih tepatnya adalah naik salah satu spesies kereta api untuk pertama kali. Kereta api menoreh namanya. Yup, kereta api ekomoni AC jurusan Semarang (st. Tawang) menuju Jakarta (st. Pasar senen). Kereta ini berhenti di beberapa stasiun yang dilewatinya seperti weleri, pekalongan, pemalang, tegal, cirebon, arjawinagun, jatibarang, cikampek, karawang, bekasi, dan jatinegara. Awalnya pada tanggal 21 September 2012 kereta api ini menggantikan Kereta api Fajar Utama Semarang yang berangkat dari Pasar Senen menuju Semarang Tawang pada pagi hari dan Kereta api Senja Utama Semarang yang berangkat dari Semarang Tawang menuju Pasar Senen pada malam hari, lalu pada tanggal 19 Agustus 2014 disusul dengan mengganti kedua rangkaian kereta tersebut pada rute sebaliknya. Nama Menoreh diambil dari Pegunungan Menoreh, sebuah pegunungan yang membentang dari Kabupaten Magelang hingga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, serta Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. (wikipedia).

Thursday, October 2, 2014

Waspada Penipuan Modus Baru (Penemuan Perhiasan)



illustrasi from buruhmigran.co.id

Zaman semakin gila memang. Susahnya mencari kebutuhan hidup bahkan dirasakan oleh sebagian besar dari mereka yang berstrata pendidikan tinggi. Mencari pekerjaan susah, sudah mendapat pekerjaan pun kebutuhan seolah tidak pernah tercukupi. Yah, hingga berbagai macam daya dan upaya pun ditempuh untuk memenuhi kebutuhan hidup. Praktek curang alias tanpa norma dan susila pun menjadi halal. Penipuan, pemalakan, perampokan pun jamak dilakukan demi sesuap nasi. Hingga suatu hari saya menemukan “mungkin” salah satu modus penipuan. Mari kita simak

Monday, March 17, 2014

Mobil LCGC Atau Mobil Second?

Demam mobil murah ternyata benar-benar terjadi. Meskipun penjualan tidak bisa menggoyahkan dominasi duo kembar, mobil LCGC ternyata mempunyai tren penjualan yang bagus. Pabrikan pun saling unjuk gigi pada segmen ini. Sasaran bagi first buyer dan tidak menutup kemungkinan bagi yang akan menambah koleksi roda empat ternyata berhasil memeriahkan gegap gempita market share r4 indonesia. Harga terjangkau, produk gress, low maintenance dan good brand image menjadi keunggulan dari mobil Low cost ini. Namun bagi first buyer tentunya masih menyimpan rasa galau saat akan memboyongnya ke garasi rumah. Pilihan antara mobil baru yang Low Cost atau Mobil tangan kedua dengan fitur lebih akan susah ditentukan. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?