visit on my page

Saturday, February 7, 2015

Unboxing Zenfone 5 (by Lazada's packing)


Setelah melihat kesuksesan saya ber-online shop ria dengan memboyong sebuah handheld bertajuk asus zenfone 4 dari Lazada, maka teman sekantor saya pun akhirnya terkena racun juga. Doi ternyata kepingin mengikuti jejak online shop saya. Setelah sedikit berbincang, maka doi pun akhirnya memutuskan untuk membeli Gadget untuk mengganti Handheld lamanya dengan membeli via online shop. Dan justru doi kepincut dengan seri tengah dari merek yang telah sukses saya boyong. Yup, Asus zenfone 5. Sudah pasti karena spek yang lumayan dasyat dan harga yang sangat reasonable. Dan, tentunya karena alasan beda ketebalan kantong dengan saya. Karena pengalaman pertama, meski sudah ada jejak yang menjadi acuan, doi tetap saja khawatir dengan yang namanya online shop. Hingga akhirnya doi membulatkan tekat setelah sholat istikharoh.

Asus Zenfone 5, perangkat android dengan lebar layar sedang (5 inch) itu memang layak dipertimbangkan. RAM 2GB yang menyokong memory internal sebesar 16GB tentu menjadi nilai lebih dibanding para seteru. Ditambah otak dengan label “intel” berinti ganda dengan kecepatan 1,6GHz semakin membuat performanya menggila karena fitur Hypertrading yang disandang. Pasalnya kedua inti processor itu pun digandakan sehingga meningkatkan jabatannya dari dual core menjadi quad core. Layar IPS dan lapisan gorilla glass 3 pun tak pelak menjadikan Zenfone 5 semakin ciamik dikelasnya. Dan yang paling dahsyat dari itu semua, harga yang ditawarkan amat sangat value for money karena banderol jauh dari para kompetitor sekelasnya. Brand Asus pun tak kalah menjadi penyumbang kepopuleran hand held tersebut.

Well, itu adalah sekilas spesifikasi singkat dari asus zenfone 5 yang dibayar oleh teman saya dengan harga Rp. 1.806.200,- sudah termasuk ongkos kirim. Banderol yang seyogyanya 1,999 jeti dalam versi officialnya terpangkas lebih dari 200 ribu rupiah. Memang Lazada jagonya promo gadget. Dengan harga etalase 1,899 jt dipotong kupon sebesar 120ribu tentu sangat menggiurkan calon pembeli. Ongkos kirim 27 ribu pun worthit jika barang sampai dalam kondisi aman sejahtera. Produk itu pun dijual dan dan dikirim langsung oleh Lazada. Dengan ekspedisi Repex, barang yang dipesan sampai ke tangan pembeli dalam waktu 2 hari saja dengan jarak Jakarta – Bandar Lampung. Ya, lebih cepat 3 hari dibanding pengiriman zenfone 4 dengan Jne. Rabu siang bayar, jumat sampai. Dan ini adalah packing Lazada.
Kardus tambahan disediakan sebagai pembungkus kardus produk. Label Lazada dengan tag line “belanja itu gak ribet” menghiasi tiap sisi kardus. Nampaknya ini standar pengepakan Lazada sendiri. Alamat penerima, barcode, dan tanggal pemesanan tertempel pada sisi atas kardus. Cukup rapih dan simpel. Setelah dibuka, langsung ditemukan kardus barang tanpa adanya bahan peredam sejenis plastik atau kertas di dalamnya. Mungkin akan lebih baik jika ada bahan untuk meredam goncangan karena produk merupakan perangkat elektronik yang agak riskan.
 
Koar-koar Lazada selalu menjual barang original pun terbukti untuk yang kedua kalinya. Setelah asus zenfone 4 saya terbukti bergaransi TAM, Asus zenfone 5 yang diterima kali ini pun comfirmed sebagai produk asli garansi asus indonesia. Terbukti dengan label PT. Datascript yang tertempel pada kemasan. Spek pun no tipu-tipu. Bener2 asus zenfone 5 dengan ram 2GB dan Rom 16GB. Oiya stiker pengembalian barang (retur) jika ada cacat barang atau ketidak sesuaian dengan pemesanan terdapat di dalam kardus sebagai bukti untuk konsumen jika akan mengembalikan barang.
 
Well, hingga saat ini puas dengan pelayanan lazada. Barang original, promo bejibun, discount betebaran, pengepakan rapih dan aman, dan yang paling penting adalah no tipu-tipu. Apa lagi coba yang kita cari dari online shop selain hal-hal tersebut? Semoga berguna...

Regards,

waw

Tuesday, January 20, 2015

Unboxing Zenfone 4 (by Lazada ft Indokom)

Menilik judulnya seolah-olah saya akan menceritakan secara terperinci tentang handheld diatas. Sayangnya tidak. Sudah banyak sekali para pecinta gedget yang menyuguhkannya untuk anda. Saya hanya ingin berbagi tentang bagaimana packing dari sebuah media online shop terkenal saat mengirimkan barang dagangannya. Yup, Lazada. Siapa yang tak pernah dengar? Online shop termasyur di tanah air yang mempunyai track record cukup baik. Dengan banyak promo yang ditawarkan dan barang yang original membuat lapaknya selalu ramai pengunjung. Dan, saya termasuk pelanggannya. pelanggan yang baru pertama belanja disana tepatnya.

Monday, January 19, 2015

Gajian Pertama Google Adsense


Bahagia tak terkira saat melihat akun google adsense saya sudah mengumpulkan saldo minimum payment. Mata langsung ijo saja saat melihat angka $ di layar monitor. Tak banyak memang, tapi sebuah berita yang membuat hati berbunga-bunga. "Wee, blog semelekete gini bisa juga to dpt duit?". Mengingat blog ini dibuat bukan untuk kepentingan komersial, hanya sebagai penyalur hobi dan pengisi waktu senggang saja, maka angka segitu menurut saya sudah sangat  amat membahagiakan. Sambil menyelam minum susu lah istilahnya. Cari inpoh di seantero otak mbah google, maka eksekusi pencairan dana Google Adsense pun segera dilaksanakan.

Tuesday, December 23, 2014

Garansi Service di Bengkel Resmi

Ini juga termasuk oleh-oleh waktu ganti gear set distro. Iseng-iseng saja baca-baca pajangan di area bengkel resmi Yamaha ini. Biasa memang. Namun bisa jadi beberapa diantara kita tidak ngeh. Service ya service,nunggu, selesai, dan pulang. Tidak peduli ada informasi yang patut dipungut dari sana. Yup, ini tentang SOP service motor di bengkel resmi yamaha. Bisa di baca sendiri pada lampiran foto. Dan yang tak kalah penting adalah bahwasanya ada garansi service di bengkel resmi ini. 10 hari. Waktu yang relatif panjang karena lebih dari 1 minggu.

Monday, December 22, 2014

Test Ride Mio M3 125 di Bengkel Resmi Yamaha

Alarm untuk jadwal service berkala belum berkumandang. Namun ada satu hal yang mengharuskan saya untuk berkunjung ke bengkel resmi Yamaha. Pasalnya rantai motor vega R saya tetiba mengeluarkan bunyi yang agak aneh. Berisik bin cerewet. Setelah diperiksa, ternyata setelannya terlalu kendor. Alat tempur pun dipersiapkan. Dan, eits ternyata sudah tidak bisa disetel lagi alias mentok. sebenernya mau dipotong juga bisa sih. Namun, yang namanya rantai sudah molor kemudian dipotong untuk digunakan lagi pasti akan memberi dampak buruk bagi keselamatan. Elastisitas dan struktur nya tentu sudah tidak proporsional lagi. Lebih-lebih jika gear belakang sudah pada runcing. Hukum wajib nya adalah ganti. Dan ke bengkel resmi adalah schedule esok hari.

Monday, November 17, 2014

Blackberry Nyala Setelah Masuk Air Laut

illustration (from hong.web.id)
Suatu saat saya melakukan keteledoran. Kala itu karena sedang asyiknya bermain nyebur di pantai bersamasi kecil, saya lupa bahwa di kantong celana saya ada sebuah handheld Blackberry9220. Kurang lebih 1 menit saya bermain air asin di sana hingga saya naik ke cottage yang telah kami sewa. Istri saya berseloroh, “bb mu mana?”. Saya pun  dengan polosnya menjawab “entah, aku gak pegang”. Reflek, otak langsung flash back kejadian beberapa menit yang lalu. Dan, tangan segera menggerayangi kantong celana. “OMIGOD” saya menemukan BB saya di saku sebelah kiri.

Thursday, November 13, 2014

Piknik ke Pantai Quin Artha Lampung

@DECO_deYumnaas at Quin Artha
Pantai memang destinasi yang cocok untuk piknik. Pemandangan yang indah, angin yang selalu sejuk meski di tengah hari, dan air yang selalu membuat kita ceria adalah rahmat dari Sang Maha Pencipta yang dicurahkan kepada umatnya melalui pantai. Pagi itu (lebih tepatnya menjelang siang) kami berangkat menuju salah satu pantai di kawasan teluk Lampung. Pantai Quin Artha namanya. Letaknya tidak jauh dari tempat kami tinggal. Jalan arah pesawaran jika anda berangkat dari Teluk betung. Sepanjang jalan itu memang banyak sekali berjajar tempat wisata pantai yang dibuka untuk umum. Tinggal pilih mana yang disuka. Namun memang hingga saat ini Pantai Mutun masih menjadi primadona para pelancong.

Monday, November 3, 2014

Sedikit Celoteh Untuk PLN

Satu-satunya instansi negeri di tanah air yang memproduksi dan menjual energi Listrik adalah PLN. Oleh karena itu PLN mempunyai kepanjangan Perusahaan Listrik Negara. Diawal berdirinya, instansi ini sangat dielukan warga. Dari sabang sampai merauke, dari perkotaan hingga pedesaan. Masih terasa keceriaan dihati ini saat listrik masuk desa tempat tinggal saya. Semua bersuka cita bisa menggunakan energi Listrik untuk berbagai kebutuhan. Bidang industri pun juga tak luput untuk berbahagia karena akan sangat menunjang kelangsungan usaha. Betapa riangnya saat sekian lama menggunakan lampu berbahan bakar minyak tanah, akhirnya bisa menikmati terangnya lampu neon. Alangkah sukanya dikala sepekan sekali harus mencharge batrey, dan kini tinggal colok saja dan bisa melihat hiburan dari layar kaca. Dan berbagai keindahan lain yang dipersembahkan oleh energi listrik dari PLN. 

Friday, October 31, 2014

Tapis Carnival (Kirab Budaya di Tanah Lada)

 
Well, this is about Lampung again. Pernah dengar istilah diatas? Kalau belum mari kita jelajah sedikit sebagai wawasan. Jika disodorkan pertanyaan “apa yang anda ingat saat mendengar kata “Lampung” dan “Kain”? apa yang akan anda jawab? Anda yang tahu akan budaya Lampung akan menjawab “TAPIS”. Yup, salah satu jenis kain yang dirajut dengan benang emas. Biasa untuk slempang atau sebagai penghias di dinding bangunan. Kain ini asli came from Lampung. Harga? Sudah pasti sangatlah mahal, hanya orang dari kalangan berduit dan sadar budaya saja yang memiliki kain ini. Dan, perlu anda tahu juga bahwasanya ibu kota propinsi Lampung yakni Bandar Lampung sangat termasyur dengan julukan “Kota Tapis”. Lalu apa yang dimaksut dengan “Tapis Carnival”? dari istilah saja kita sudah bisa menebak bahwa itu adalah suatu kegiatan berbentuk karnaval yang ber-tema-kan Tapis. Dan benar adanya memang. Tapis Carnival adalah suatu kegiatan rutin annual yang diselenggarakan pemerintah propinsi Lampung untuk melestarikan salah satu budaya nya.

Thursday, October 30, 2014

Mesin Pencopot Ban Di Bengkel Yamaha

Yess, its time for Keling regular maintenance. Saatnya menyambangi beres untuk servis berkala Fino. Service tidak ada masalah, hanya service rutin dan ganti oli saja. Namun yang aneh, saat kunjungan ke beres Yamaha kali ini saya dikagetkan oleh sebuah alat berat yang tronggok di sudut bengkel. Terlihat seperti mesin bubut. Saya amati saja dari kejauhan. Sepertinya alat tersebut sengaja diletakkan di bagian depan bengkel agar pasien service melihatnya. Entah alat ini sudah terpasang lama dan saya tidak ngeh pada kunjungan service saya sebelumnya, atau memang baru-baru saja dipajang. Dan, ternyata alat tersebut bukan hanya sebagai pajangan saja, sesaat kemudian terlihat ada beberapa mekanik yang mengoperasikannya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?