visit on my page

Monday, November 17, 2014

Blackberry Nyala Setelah Masuk Air Laut

illustration (from hong.web.id)
Suatu saat saya melakukan keteledoran. Kala itu karena sedang asyiknya bermain nyebur di pantai bersamasi kecil, saya lupa bahwa di kantong celana saya ada sebuah handheld Blackberry9220. Kurang lebih 1 menit saya bermain air asin di sana hingga saya naik ke cottage yang telah kami sewa. Istri saya berseloroh, “bb mu mana?”. Saya pun  dengan polosnya menjawab “entah, aku gak pegang”. Reflek, otak langsung flash back kejadian beberapa menit yang lalu. Dan, tangan segera menggerayangi kantong celana. “OMIGOD” saya menemukan BB saya di saku sebelah kiri.
Beginilah saya nyemplung laut dengan BB di kantong celana
Rontok seketika hati saya. Setelah memergoki handheld saya basah kuyup setelah saya angkat dari dalam saku. Panik, langsung saya buka casing penutup dan dengan sigap langsung saya lepas battery nya. Dengan langkah gontai namun terarah, saya pun mencari tempat yang terkena sinar matahari untuk menghangatkan dan mengeringkan badan si item (bb saya). Kartu SIM dan micro SD pun saya tanggalkan dari tempat persemayamannya. Sedikit pukul-pukul saya lakukan sebagai upaya air asin yang terjebak didalam bisa keluar semua. Makan siang suasana piknik pun berubah menjadi rasa was was di dalam hati (meskipun makan tetep abis banyak) wkwkwk.

Setelah sampai rumah, saya kembali memanggang si item di bawah sinar matahari yang lagi terik-teriknya. Sekitar 1 atau 2 jam saya angkat untuk kemudian saya masukkan ke tumpukan beras. Konon katanya beras punya sifat menyerap air dan kelembaban. Tapi tunggu dulu, apes saya ternyata belum berakhir. Micro SD yang saya gadang-gadang pasti bisa selamat pun amalah justru wassalam. Entah terjatuh atau tertinggal atau raib tidak tahu kemana rimbanya. Sekali lagi elus dada dan berharap hidayah dan inayah tercurahkan kepada si item.


Keesokan harinya saya pun browsing melalui laptop kantor untuk mendapatkan cara mengatasi blackberry yang terendam air laut. Dengan berbekal beberapa artikel dari google saya masih harap harap cemas dengan kelangsungan hidup bb saya. Akhirnya setelah makan malam, acara menggali harta karun di dalam tumpukan beras pun saya lakukan. Komat-kamit mulut saya melantunkan doa kepada Allah SWT sembari memasangkan kartu SIM dan battery ke bb. Jantung berhenti berdetak sejenak saat melihat lampu led berkedip sesaat setelah battery saya pasang. Jantung pun kembali berdetak kencang saat tampak di layar bb tampilan booting. “Alhamduliilah si item selamat dari maut” gumam saya dalam hati. Proses booting pun selesai dan kemudian muncul halama muka.

Beberapa saat kemudian saya pun mengecek semua fungsi dan tugas blackberry 9220 aka Davis saya itu layaknya saat membeli handheld baru. Dari hardwere hingga perangkat lunaknya. And yes, its runs. Betapa senangnya hati saya. Namun ada beberapa hal yang janggal saya temui yakni lampu led tidak berhenti berkedip. Dan secara sporadis, layar lcd juga berkedip dengan smooth (backlight nya). “Aaah, itu pasti hanya penyesuaian si item saja setelah hibernasi” pikir saya. Akhirnya malam itu saya bisa tidur dengan nyenyak. Dan keesokan harinya saya utak atik bb saya kembali. Lampu led pun tidak berkedip lagi. Backlight lcd pun sudah berhenti berkedip. Dan anehnya, battery kok rasa-rasanya lebih awet dari sebelumnya ya, wkwkwk.

Well, itu adalah sedikit pengalaman saya yang semoga saja bisa mengurangi rasa was-was saat handheld anda menyelam di air, bahkan air asin. Dari air asin saja bisa selamat apalagi dari air tawar. Jika anda sedang mengalami hal seperti saya, mungkin runtutan pengorbanan saya diatas bisa dilakukan juga pada bb anda yang senasib. Semoga berguna...

Regards,


waw

Update : artikel ini saya tulis beberapa hari yang lalu. namun baru saai ini saya sempat posting. dan ternyata setelah beberapa hari tersebut, muncul keluhan pada bb saya yakni sering restart dan hingga akhirnya hendheld tersebut tidak dapat menyala kecuali hanya ada tanda X (silang) pada layar LCD yang muncul. perkiraan sih batre yang mengalami kemalangan. saat ini si item belum saya apa2kan dan masih meu mencoba usaha pertama yaitu coba dengan mengganti batre. sayangnya disekitar, tidak ada handheld yang serupa, jadi mungkin mencari solusi di tempat serpis bb. ada masukan lain dari agan2 sekalian?

Thursday, November 13, 2014

Piknik ke Pantai Quin Artha Lampung

@DECO_deYumnaas at Quin Artha
Pantai memang destinasi yang cocok untuk piknik. Pemandangan yang indah, angin yang selalu sejuk meski di tengah hari, dan air yang selalu membuat kita ceria adalah rahmat dari Sang Maha Pencipta yang dicurahkan kepada umatnya melalui pantai. Pagi itu (lebih tepatnya menjelang siang) kami berangkat menuju salah satu pantai di kawasan teluk Lampung. Pantai Quin Artha namanya. Letaknya tidak jauh dari tempat kami tinggal. Jalan arah pesawaran jika anda berangkat dari Teluk betung. Sepanjang jalan itu memang banyak sekali berjajar tempat wisata pantai yang dibuka untuk umum. Tinggal pilih mana yang disuka. Namun memang hingga saat ini Pantai Mutun masih menjadi primadona para pelancong.

Monday, November 3, 2014

Sedikit Celoteh Untuk PLN

Satu-satunya instansi negeri di tanah air yang memproduksi dan menjual energi Listrik adalah PLN. Oleh karena itu PLN mempunyai kepanjangan Perusahaan Listrik Negara. Diawal berdirinya, instansi ini sangat dielukan warga. Dari sabang sampai merauke, dari perkotaan hingga pedesaan. Masih terasa keceriaan dihati ini saat listrik masuk desa tempat tinggal saya. Semua bersuka cita bisa menggunakan energi Listrik untuk berbagai kebutuhan. Bidang industri pun juga tak luput untuk berbahagia karena akan sangat menunjang kelangsungan usaha. Betapa riangnya saat sekian lama menggunakan lampu berbahan bakar minyak tanah, akhirnya bisa menikmati terangnya lampu neon. Alangkah sukanya dikala sepekan sekali harus mencharge batrey, dan kini tinggal colok saja dan bisa melihat hiburan dari layar kaca. Dan berbagai keindahan lain yang dipersembahkan oleh energi listrik dari PLN. 

Friday, October 31, 2014

Tapis Carnival (Kirab Budaya di Tanah Lada)

 
Well, this is about Lampung again. Pernah dengar istilah diatas? Kalau belum mari kita jelajah sedikit sebagai wawasan. Jika disodorkan pertanyaan “apa yang anda ingat saat mendengar kata “Lampung” dan “Kain”? apa yang akan anda jawab? Anda yang tahu akan budaya Lampung akan menjawab “TAPIS”. Yup, salah satu jenis kain yang dirajut dengan benang emas. Biasa untuk slempang atau sebagai penghias di dinding bangunan. Kain ini asli came from Lampung. Harga? Sudah pasti sangatlah mahal, hanya orang dari kalangan berduit dan sadar budaya saja yang memiliki kain ini. Dan, perlu anda tahu juga bahwasanya ibu kota propinsi Lampung yakni Bandar Lampung sangat termasyur dengan julukan “Kota Tapis”. Lalu apa yang dimaksut dengan “Tapis Carnival”? dari istilah saja kita sudah bisa menebak bahwa itu adalah suatu kegiatan berbentuk karnaval yang ber-tema-kan Tapis. Dan benar adanya memang. Tapis Carnival adalah suatu kegiatan rutin annual yang diselenggarakan pemerintah propinsi Lampung untuk melestarikan salah satu budaya nya.

Thursday, October 30, 2014

Mesin Pencopot Ban Di Bengkel Yamaha

Yess, its time for Keling regular maintenance. Saatnya menyambangi beres untuk servis berkala Fino. Service tidak ada masalah, hanya service rutin dan ganti oli saja. Namun yang aneh, saat kunjungan ke beres Yamaha kali ini saya dikagetkan oleh sebuah alat berat yang tronggok di sudut bengkel. Terlihat seperti mesin bubut. Saya amati saja dari kejauhan. Sepertinya alat tersebut sengaja diletakkan di bagian depan bengkel agar pasien service melihatnya. Entah alat ini sudah terpasang lama dan saya tidak ngeh pada kunjungan service saya sebelumnya, atau memang baru-baru saja dipajang. Dan, ternyata alat tersebut bukan hanya sebagai pajangan saja, sesaat kemudian terlihat ada beberapa mekanik yang mengoperasikannya.

Wednesday, October 29, 2014

Proudly Present My LILDUDE

Entah mengapa saya sekarang jarang pegang blog. No inspiration? Maybe. No time? Bisa jadi. Bored? Jangan lah kalo ini. Well, yang penting masih ada eksistensi. Sampai-sampai untuk menyambut kedatangan anggota keluarga baru belum terealisasi. Dan inilah saatnya. Yup, alhamdulillah saya dipercaya ‘lagi’ untuk mengemban amanah menjadi orang tua. Setelah lebih dari 18 bulan yang lalu kebahagian menyelimuti keluarga kami dengan kehadiran mbak Daira , kini kebahagiaan itu menjadi amat sempurna dengan kehadiran adeknya.

Saturday, October 18, 2014

Jumbo Seafood, Kuliner Oke Bandar Lampung


foodspotting.com
Jika anda pecinta kuliner di daerah lampung pasti pernah mampir di salah satu tempat kuliner di sudut kota bandar lampung ini. Di jl. Ikan kakap teluk betung tepatnya. Yup, Jumbo Kakap. Dulu memang ada, tapi jangan lagi mencari restoran seafood jumbo kakap karena sudah tidak ada lagi. Bagaimana bisa tempat makan yang segitu rame dan fenomenal bisa kukut (baca gulung tikar)? Bukan, bukan gulung tikar ternyata. Lebih tepatnya reborn. Betul sekali, jumbo kakap kini lahir dengan nama dan tempat baru.

Friday, October 17, 2014

Mal Boemi Kedaton (Terlengkap di Lampung)


Yeah, its about hangout. Yup, ada tempat nongkrong terbaru di kota tapis. Sebenernya sudah lumayan lama launching, tapi baru kali ini saya bisa share. Namanya “Boemi Kedaon Mal” namun biasa disingkat BKM. Mal ini digadang-gadang sebagai mal terbesar ditanah lada. Akan baunyak tenant yang bercokol di sana. Dari yang kelas teri hingga yang level tertinggi. Pastinya hal tersebut akan menambah khasanah pertongkrongan warga lampung umumnya dan warga kota bandar lampung khususnya.

Monday, October 13, 2014

Periksa Mata di RS dr Yap Jogja (via BPJS)


Bagi insan kesehatan tentunya tidak asing dengan istilah diatas. Beda dengan saya. Awalnya saya tidak mengira jika rs dr yap adalah salah satu rs mata termasyur. Sampai akhirnya saya dan istri membuktikan sendiri. Yup, letak yang strategis di jantung kota gudeg membuat rumah sakit ini mudah dijangkau. Hanya beberapa depa saja dari bundaran UGM anda sudah bisa mememukan rumah sakit mata ini. Ke arah selatan, dan ada di kanan jalan. Dengan tujuan periksa mata melalui jalan bpjs saya pun menyambangi nya.

Saturday, October 11, 2014

Wajah Baru Bandara Raden Inten 2 (sept 2014)


Saat terakhir akan mudik bersama keluarga (september 2014), kamipun memilih alat transportasi udara. Selain cepat (tidak buang banyak waktu), tidak menguras tenaga adalah alasan lainya. Bukan apa2, dua anggota baru keluarga kami masih menyandang status infant. Singkat cerita, setelah beberapa lama tidak nongkrong di bandara kebanggaan masyarakat lampung itu, saya pun tidak mengira akan adanya perubahan. Hingga akhirnya pesawat yang delay hingga 1 jam menuntun saya untuk mengeksplore runang tunggu bandara yang terletak di kabupaten lampung selatan ini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?