Produk ini adalah produk perdana yang saya beli untuk kelengkapan aksesori MI4C. yang kita tahu bahwa HandHeld tersebut memang tidak menyediakan slot memory eksternal. Dan beruntungnya lagi punya saya adalah varian yang kere yakni memory internal 16GB. Jangan bilang lumayan, angka segitu masih dipotong untuk system hingga didapat nilai akhir ketersediaan memory internal 9 hingga 10 GB. Nah, bisa buat apa memory internal segitu? Tapi dengan adanya OTG, setidaknya masih bisa oper content digital dari dank e smartphone. Dan, belum selesai juga saudara-saudara… karena MI4C termasuk smartphone yang “sok” modern, maka saya harus mencari USB OTG (on The Go) dengan port type C. gak ngerti? Itu port type yang kekinian lah pokoknya…
WAW... So Interesting... WAW... So Amazing... WAW... So WONDERFUL... Wahyu Adi Wibowo's Blog
Showing posts with label android. Show all posts
Showing posts with label android. Show all posts
Tuesday, September 18, 2018
Monday, September 21, 2015
Baret Pada Layar Zenfone 4 (Corning Gorilla Glass 3)
Mendapati gadget kesayangan cidera
pasti membuat galau yang ada di dalam dada. Pecah, rusak hardwere maupun
softwere bahkan cuma baret sedikit saja sudah menjadikan pusing kepala. Maka dari
itu banyak sekali kita yang sayang dengan tentengan melengkapinya dengan perlengkapan
additional anti galau alias casing tambahan. Memang cara ini sangat jitu
untuk meminimalisir cidera atau sekedar mendongkrak tampilan meskipun tidak
sedikit pula kocek yang kita relakan. Tapi, pasti perasaan akan puas dan hati
tidak akan cemas. Untuk mengurangi keribetan calon konsumen dengan additional
pengaman gadget, maka banyak produsen smartphone sudah melengkapi produknya
dengan “pengaman” bahkan untuk jajaran entry level mereka. Sepertihalnya Asus
yang pede dengan pelapis kaca anti huru-hara pada seri produk-produk zenfone
series. Tak terkecuali zenfone
berkasta paling rendah zenfone 4 juga dilengkapi dengan corning gorilla
glass 3. Namun, kaca pengaman kelas wahid pada zamannya itu pun bisa terluka.
Tuesday, September 8, 2015
Review Hardcase Nillkin Frosted Shield
Hand held tampil cantik sudah pasti
membuat pede pemiliknya. Gadget berstatus premium seolah memang membuat
pemiliknya semakin kece. Bukan hanya premium gadget, namun desain yang nyleneh
dan atau mentereng jelas akan membuat tampilan semakin berbeda. Bukan hanya
desain, namun keamanan gadget dari kerusakan akibat benturan atau goresan juga
menjadi hal wajib. Smartphone kelas atas
pasti sudah dilengkapi dengan keduanya, desain kece dan keamanan juga terjamin.
Namun bagaimana dengan smartphone kelas entry level? Saya punya solusinya.
Monday, July 27, 2015
REVIEW PEMAKAIAN MICROSOFT LUMIA 430
Didapat
dengan harga yang fantastis murahnya bukan berarti banyak cela, justru
sebaliknya. Itulah microsoft lumia 430. Sudah jelas jika fitur berbanding harga
sangatlah valueable abiss. Namun lebih gamblangnya mari kita kupas satu persatu
bagaimana riding feeling dari besutan microsoft banderol paling ekonomis ini.
Wednesday, June 24, 2015
Cerita Perdana Bundle M*nt*ri super20k Pada Microsoft Lumia 430
Seperti yang telah saya ceritakan
sebelumnya, saat saya membeli gadget ekonomis microsoft lumia 430, saya juga
mendapat bonus berupa perdana m*nt*ri di dalam kemasan. Lumayan lah namanya
juga gratis. Tapi soal memakai atau tidak tentu akan sangat bergantung pada
pemiliknya. Seperti saya contohnya. Keinginan untuk mencoba hal yang baru
menjadi alasan utama untuk memakai bonusan tersebut. Pasang dan aktifkan
paketnya langsung tanpa pikir panjang. Hal seperti ini sepertinya sudah sering
sekali dilakukan produsen provider. Nebeng pada dusbuk handphone baru, entah
dipakai atau tidak menjadi urusan ke sekian. Namun menilik cara ini, strategi
market tersebut memang sangat efektif jika kita sadari. Bermodal beberapa
rupiah untuk mendapat banyak rupiah.
Monday, June 15, 2015
Unboxing Microsoft Lumia 430 (elevenia)
Great sale. Siapa yang tak tergiur
dengan diskon raksasa. Bukan hanya emak-emak, bapak-bapak kayak kita juga
doyan. Apalagi kalo “smartphone” yang dipotong tinggi harga jualnya. Apalagi
sesi launching produk. Apalagi produk yang baru dan belum pernah nyoba. Yup, momen
peluncuran smartphone termurah dari microsoft kala itu sungguh menggetarkan
hati. Betapa tidak, harga official yang 999K dipangkas abis menjadi 649K alias
ada potongan harga 350K. Wew, sempat geleng kepala juga. Kebetulan pas banget ada
momen buat beli handheld baru buat istri yang sudah jengah dengan BB nya yang
sering eror. Sebenernya sih bisa diupgrade, tapi dasar modus, ya sudahlah.
Langsung meluncur ke toko online andalan. Di lazada kok 699k? Dan yup di
elevenia persis 649K dan ada tambahan diskon lagi 30K plus potongan ongkir 8K.
Mantab dah. Langsung order yang warna orange (biar gak mainstreem dan memang
orange kan warna andalan lumia). Saat check out harga yang harus dibayar 626K. Wuih,
masih dibawah harga promonya dan sudah termasuk ongkir lagih... Namun hanya
satu yang disayangkan, pengiriman mencapai 1 minggu ke bandar lampung. Biasanya
belanja di elevenia tidak lebih dari 3 hari. Tapi tidak mengapa, barang
diskonan kok mau cepat datang...
Monday, June 8, 2015
REVIEW PEMAKAIAN ASUS ZENFONE 4
Sudah
5 bulan kiranya saya mengenal android, sejak dipaksa move on dari blackberry
yang pensiun dini semenjak menemani saya nyemplung ke pantai alias berendam air
laut. Blackberry vs android memang paltform yang bertolak belakang meski basic
keduanya adalah sama-sama smartphone. Blackberry identik dengan tombol qwerty
nya sedang android dengan layar sentuh. Itu dari segi luaran. Kalo dari sisi
daleman blackberry terkesan lebih pelit spek dibanding rivalnya. Gadget
kalangan atas pada jamannya tersebut juga menawarkan OS yang lebih terbatasi.
Itulah yang membuat saya move on selain tentunya icip-icip barang baru (yang
ini sebenernya alasan utamanya.. hehe).
Saturday, February 7, 2015
Unboxing Zenfone 5 (by Lazada's packing)
Setelah melihat kesuksesan
saya ber-online shop ria dengan memboyong sebuah handheld bertajuk asus zenfone
4 dari Lazada, maka teman sekantor saya pun akhirnya terkena racun juga.
Doi ternyata kepingin mengikuti jejak online shop saya. Setelah sedikit
berbincang, maka doi pun akhirnya memutuskan untuk membeli Gadget untuk
mengganti Handheld lamanya dengan membeli via online shop. Dan justru doi
kepincut dengan seri tengah dari merek yang telah sukses saya boyong. Yup, Asus
zenfone 5. Sudah pasti karena spek yang lumayan dasyat dan harga yang sangat
reasonable. Dan, tentunya karena alasan beda ketebalan kantong dengan saya.
Karena pengalaman pertama, meski sudah ada jejak yang menjadi acuan, doi tetap
saja khawatir dengan yang namanya online shop. Hingga akhirnya doi membulatkan
tekat setelah sholat istikharoh.
Subscribe to:
Posts (Atom)







