Pulang kondangan sempetin mampir ke bangunan baru di kedaton. Letaknya di sebelah selatan jalan raya. Pasti sudah pasa tahu lah. Karena penasaran saja akhirnya saya memarkirkan kendaraan saya di sana. Dan tentunya masuk sekedar membeli camilan. Lagian kidos juga pasti loncat2 kegirangan nanti. Well, ini adalah mc. D bandar lampung yang termasuk barang baru di kota tapis. Mari kita lihat2.
WAW... So Interesting... WAW... So Amazing... WAW... So WONDERFUL... Wahyu Adi Wibowo's Blog
Showing posts with label Lampung. Show all posts
Showing posts with label Lampung. Show all posts
Tuesday, September 18, 2018
Monday, July 2, 2018
Bertahan Hidup Di Dunia Pengukuran
Hidup itu memang berat kawan. Tidak
bisa diprediksi, tidak bisa disiasati dan tidak bisa dimanipulasi. Sedangkan,
hidup akan selalu tetap berjalan tanpa adanya tombol pause. Sebagai manusia
biasa, kita hanya bisa berusaha dan berdoa. Itu saja. Berusaha memprediksi
kemungkinan di depan, berusaha mensiasati keadaan saat ini dan yang akan dating,
dan berusaha memanipulasi demi kenyamanan. Tapi ingat, hanya sebatas berusaha
dan tidak boleh “terlalu” berharap akan hasilnya. Berserah dan berdoa kepada
sang maha semua adalah sandaran terakhir kita. Apasih ini kok intronya
ke-bijak-bijak-an begini? Yup, sejatinya saya akan sedikit bercerita tentang
bagaimana saya menata hidup saat pindah dari perantauan ke kampung halaman.
Jujur, semua usaha diatas sudah
sebenar-benarnya saya lakukan. Dan seharusnya, setelah balik dari perantauan,
kita tinggal menikmati hasil jerih payah. Dalam arti kata lain, kita tidak
perlu berperih-perih lagi untuk mencapai kemapanan. Tapi nasib memang berkata
lain, saya memang diharuskan untuk kembali menjadi pasukan “wani perih” untuk
mendapatkan kemapanan.
Rencana kepindahan ini memang
sudah dibuat sejak lama. Dan memang terlaksana. Alhamdulillah. Namun kembali
lagi bahwa tidak semua akan berjalan sesuai keinginan kita. Bahkan yang terjadi
adalah yang terbaik untuk kita. Itu kata yang maha kuasa. Rencana kepindahan
istri dari kedinasan di Lampung ke kedinasan di Semarang relative mulus tanpa
ada hambatan berarti. Namun kepindahan “kedinasan” saya lah yang belum mendapat
jalan yang lurus. Sebenarnya saya sudah mendapat jalan yang mulus itu saat
jalan kepindahan kedinasan istri belum mulus. Yup, saya sebelum nya telah
sukses pindah kedinasan namun istri belum. Akhirnya dengan pertimbangan anak2
juga, saya yang mengalah untuk menunggu kepindahan kedinasan istri selesai. Dan
saat kepindahan kedinasan istri selesai, kesempatan kepindahan kedinasan saya
belum dating lagi. (fyi : kedinasan istri negeri, kedinasan saya : swasta)
Akhirnya saya pun legowo untuk
pindah tanpa adanya pegangan. Yup, saya lepas pekerjaan saat pindah dari
Lampung ke Semarang. Dan resikonya saya harus mulai dari awal lagi (meski sudah
punya pengalaman). Fyi, sejak dahulu, saya selalu saja tidak hoki jika mencari
pekerjaan di tanah kampung halaman. Dan itu sebuah kutukan sepertinya. Buktinya,
diLampung tanpa menunggu lama saya sudah mendapat pekerjaan yang cukup untuk
dijadikan pegangan. Kutukan yang saya takutkan itu pun muncul kembali. Setidaknya
2 bulan saya tidak mendapat pegangan kembali, hingga seorang teman kantor lama
(makasih om endra) menawari saya pekerjaan yang cukup menantang. Menjadi sales.
Langsung sikaat. Tapi menjadi
sales tidak mudah kawan. Entah skil saya yang nol atau situasi yang tidak
mendukung. Sungguh berat sekali menjadi sales. Bahkan saya tidak kuat hingga 1
tahun pun. Dan, pegangan itu pun lepas kembali. Ya, kembali ke hukum atau rumus
yang saya utarakan didepan. Hanya bisa ngelus dada dan berujar “mohon bersabar,
ini ujian”.
Lepas dari itu, saya kembali
bingung, gundah, galau, pokoknya nano nano lah. apalagi kutukan itu kembali
terngiang di kepala. Hingga akhirnya racun yang dulu sempat menjangkiti saya
kambuh lagi. Menjadi seorang wirausaha. Tapi apa? Kata para motivator sih apa
aja. Tapi karena saya orangnya pemikir, bahkan langkah pertama pun belum terjadi.
Butuh waktu beberapa bulan hingga
akhirnya saya menetapkan satu pilihan. Konsultansi pengukuran.
Sumpah, saya adalah lulusan dari
jurusan Fisika dan bukan Geodesi. Tapi, ini lah jalan ilahi. Semua berawal dari
mengisi waktu luang dengan membantu prohek bapak mertua. Yup, bapak mertua
sudah menjalani dunia pengukuran sejak berpuluh-puluh tahun silam. Untuk menambah
wawasan, pengalaman, dan belum adanya kerjaan ikutlah saya “sedikit” terlibat
ke babarapa proyek pengukuran. Saya sama sekali tidak punya niat untuk terjun
ke bidang ini sebelumnya. Namun setelah masuk dan sedikit demi sedikit tenggelam,
akhirnya berbelok lah arah fikiran saya. Hasil lumayan, penuh tantangan, dan
tidak adanya ikatan. Itu system kerja yang sangat didambakan.
Dari proyek kecil-kecilan di BPN
yang hanya mengukur bidang tanah dengan menggunakan meteran, hingga proyek yang
cukup menegangkan larap bendungan di pulau seberang yang sudah berpegang pada
alat ukur TS (Total Station) yang kekinian. Autocad? Ya saya juga belajar program
itu. Dan semua itu saya pelajari otodidak alias mandiri. Lalu bapak mertua
saya? Untuk masalah alat dan program yang kekinian seperti itu sudah tidak tahu
dan tidak mau lagi berpusing ria. Sudah tua katanya.
Namun utnuk konsep pengukuran, saya
akui beliau ini tiada duanya. Hanya kerana konsep-konsep nya lah saya mau dan
bisa belajar tentang pengukuran. Yup, saya belajar Total Station sendiri hanya
berbekal konsep pengukuran dari beliau, sama halnya saat saya belajar Autocad
pun. Benar-benar tanpa mentor yang ahli di bidangnya. Makanya, saya masih berfikir
keahlian saya di bidang ini masih sangat lah cetek. Ingin sekali rasanya
belajar langsung dari yang master di biadang tersebut (Total station dan
Autocad). Namun nyatanya tidak mudah mendapatkan hal itu. Harus berkorban waktu
dan biaya yang banyak. Jika ada yang dekat dan sudi berbagi ilmu dengan newbi
ini, alangkah bahagianya hati awak.
Bidang ini saya rasa prospeknya
cukup baik. Dan saya akan mencoba mendalaminya lagi dan lagi. Semoga ini memang
jalan terbaik yang disediakn untuk saya dari sang maha pencipta. Semoga bermanfaat.
Regards,
waw
Tuesday, June 5, 2018
Raja Kuring Tempat Hangout asyik di Bandar Lampung
Nah, ini nih salah satu tempat ningki dengan bolo-bolo yang asyik di kota tapis. letaknya yang tidak dekat dengan poros kota membuatnya kurang hits dibanding yang lain. namun jangan under estimate dulu, ini tempat sebenarnya asyik banget buat hangout dengan bolo-bolo atau sama anggota keluarga. bukan hanya tempatnya, menu nya pun asyik untuk ditongkrongi.
meski dari jalan tempat ini lebih seperti "rumah makan keluarga", namun saat masuk kedalamnya anda baru tahu kalau rumah makan ini bisa segalanya. makananannya bermacam macam, tempatnya pun serba bisa. mau outdoor? asik. mau indoor? nyaman asli. tempatnya luas sekali. outdor nya bermacam2 tipe tempat. ada yg syahdu dan ada yang asyik. indoor nya juga tak kalah beragam. ada yang nyaman dan ada yang classy.
Makanan disini pun beragam. dari makanan rumah makan biasa, hingga sushi. nah justru yang cukup terkenal di sini adalah sushi nya. maaf saya car2 gak ketemu foto sushi nya. sushi disini itu sederhana namun mengena. dan yang pasti halal lagi baik. ada beberapa paket sushi yang ditawarkan. mau kecil, sedang atau jumbo. maksutnya buat dimakan berapa orang anda tinggal pilih paketnya. mudah, murah dan gak perlu susah.
satu lagi menu yang asyik dipesan untuk family gathering atau pun friendship gathering adalah entah apa namanya ini makanan. shabu-shabu bukan sih? ya pokoknya itu lah. makanan yang disajikan bersama kompor dan panci dengan kaldu di dalamnya. kita tinggal masukin ubo rampe nya ke dalam panci, rebus sebentar dan makaaan. selain memang rasanya enak, ini membuat suasana menjadi lebi seru ketimbang hanya menyantap makanan diatas piringnya sendiri-sendiri. ini jenis makanan yang semakin menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
Bukan hanya itu saja sodara sodara. disini juga ada ruang khusus yang bisa digunakan untuk acara2 tertentu misal meeting, kumpul keluarga, hingga pernikahan pun ada. ruangnya cukup lebar. cukup lah untuk menampung puluhan hingga ratusan orang. seperti yang telah saya bilang sebelumnya. tempat ini sanagtlah komplit. tentu, kalau anda membawa balita tidak perlu khawatir karena ada play ground di sini.
Chocotiers Caffee kekinian nan eksotik di Bandar Lampung
Akhir akhir ini memang selalu bermunculan caffee caffee yang kekinian. bentuk unik, yang dijajakan pun tak kalah unik. mereka punya konsep sendiri-sendiri untuk menarik para pelanggannya. saya termasuk salah satu ikan yang terpancing ke salah satu caffee di bilangan pahoman Bandar Lampung. yah, meskipun hanya sekedar mencoba namun setidaknya tidak sedikit calon pelanggan yang seperti saya. awalnya mencoba, akhirnya jatuh cinta. mari kita telusuri bersama disetiap sudutnya.
Satu kata yang ada di benak saya saat masuk ke dalamnya. "eksotik". yup, memang interior caffee ini amatlah menawan. classy layaknya caffee2 mahal. dan memang price list di daftar menu caffee ini kurang bersahabat dengan kantong saya. namun, jarang2 nongkrong di tempat seperti ini sah-sah saja kan. namun jika anda suka akan suasana ngopi yang privat, syahdu, bersama pasangan, ya di sini tempatmya. anda akan sangat khusyuk sekali ngopi atau bahkan makan di sini.
saking amaze nya, saya menyempatkan diri untuk muter2 sekedar melihat keunikan di setiap sudut caffee ini. sampai-sampai saya lupa dengan kopi yang saya pesan. caffee ini ada 2 lantai. setiap sudut dan bagian nya ditata dan didekor sedemikian rupa sehingga akan membuat semua orang terkesima. jujur, saya sampai mengesampingkan bagaimana penyajian kopi, bagaimana rasa kopi, dan atau seperti apa impresi saat makan disana. semua tertutup dengan keeksotikan caffee ini.
mungkin saya ndeso ya, namun baru kali ini saya merasakan impresi ruangan melebihi impresi kopi dan makanan. mungkin lain kali kalau sempet akan saya usahakan bikin impresi kopi dan makanannya. saat saya berkunjung ke sana, memang banyak sekali bangku yang kosong. itu adalah saat siang hari. mungkin akan beda cerita jika saya datang pada saat petang hari.
buanyak sekali yang dijual disini. mau kopi, teh, susu, beer, camilan apapun ada. yup menu2 ala resto gitu deh. kalian mau nyoba ngopi di caffee yang eksotis? mau berduaan denga pasangan dan mencari suasana syahdu? yaelah, jangan mikir, sudah saya rekomendasikan deh, di sini tempatnya.
Regards,
waw
Dr. Coffee Unila Bandar lampung
"Kuat dilakoni nek ra kuat tinggal ngopi". jangan heran jika kopi selalu menginspirasi banyak lagu. bahkan dangdut koplo ala nella kharisma pun tak lepas dari benda yang memang sangat inspiratif ini. hingga, menjamur lah warung kopi alias coffee house. kebutuhan akan kopi semakin menanjak semakin tinggi. tiap sudut kota pasti kita temukan warung kopi. mall besar, ruko2, sampai warung kaki lima banyak yang menjajakan minuman dari seduhan biji ini. salah satunya adalah disini. di Bandar Lampung. ada warung kopi yang namanya Dr. Coffee.
Lampung adalah salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia. Bahkan, Lampung terkenal hingga pelosok dunia karena menghasilkan kopi dengan cita rasa dan aroma yang unik dan enak. inilah dasar yang dijadikan pemilik warung untuk menjajakan kopi jualannya. memang saat itu Bandar Lampung sendiri belum se-rame kota2 besar masalah perkopian. meski penghasil kopi terbesar, baru beberapa saja saya temui warung yang fokus dengan untuk menjual kopi. dari beberapa coffee shop tersebut, Dr Coffee adalah salah satu yang unik.
di Dr Coffee yang paling kuat adalah manual brew nya. manual brew biasa di sebut oleh para kopi antusias dengan penyeduhan kopi dengan cara manual. benar, salah satunya adalah kopi tubruk. kopi yang syahdu kata mbak Nella. namun sebenarnya kopi tubruk adalah cara penyeduhan kopi yang paling sederhana namun sekaligus paling praktis dan efisien. aroma kopi juga langsung keluar dengan cara memnyeduh langsung dengan air panas. tapi bukan kopi kalau tidak bisa "dimasak" dengan berbagai macam cara.
Buanyak sekali cara penyeduhan kopi secara manual. di sini menyediakan setidaknya 5 alat seduh manual yang siap untuk anda gunakan. vietnam drip, frence press, v60 dipper, dll. mau tahu bagaimana dan apa alat tersebut bisa menyeduh kopi? datang saja langsung kesana. letaknya ada di deretan ruko setelah memasuki jalur 2 unila. bukan hanya itu, di sana juga disediakan berbagai macam kopi dengan klasifikasi jenis dan juga asal. tinggal pilih. tapi justru itu yang membuat bingung. semuanya enak dan unik rasanya. mau bungkus biji kopinya pun juga bisa. sudah siap kemas dan menjadi buah tangan anda. dan oiya, ada kopi luwak yang special lhoo di sini.
ruang yang tidak begitu lebar namun cukup cozy untuk nongkrong. aura "ruko" nya masih kerasa sih, apalagi kalau dari luar. meski begitu, suasana syahdu nya ngopi tetap masih sangat menyenangkan. bukan hanya kopi kok, kalau anda mengajak rekan atau anggota keluarga yang tidak suka kopi. ada teh, berbagai minuman dan es berbasis susu, dan juga tentunya aneka macam camilan yang yummi dan siap menggoyang lidah anda.
jadi, tunggu apalagi. kalau anda belum ngopi hari ini, monggo cus aja langsung ke Dr Coffee. penggemar kopi di Bandar Lampung pasti tahu. Semoga berguna.
Regards,
Waw
Subscribe to:
Posts (Atom)











































































