visit on my page

Showing posts with label Backpacker. Show all posts
Showing posts with label Backpacker. Show all posts

Wednesday, December 19, 2018

Guci Tegal, alternatif terbaik long weekend


Weekend? Mari kita plesiran. Sudah menjadi ritual keluarga kecil kami tiap weekend untuk refreshing. Mau kemana saja tujuannya bahkan hanya sekedar taman dekat rumah maka jadilah. Tapi kali ini cukup special, kami piknik ke Tegal tepatnya di Guci. Alasannya? Banyak. Okelah saya sebutkan satu satu. Yang pertama jelas karena kami belum pernah ke sana. alasan lain karena memang sudah jarang piknik ke tempat yang agak jauh. Alasan selanjutnya, karena kami kangen naik kereta. Cukup ya alasannya. Sekarang saat nya kita berangkat.



Diawali dari stasiun poncol langkah pertama kami menuju Guci Tegal dimulai. Pesan tiket Kereta Kaligung via online sebelumnya dan berangkat pada hari yang telah ditentukan. Check in, masuk peron dan langsung masuk ke gerbong sesuai tiket. Karena kereta ekonomi, maka ya tempat duduknya alakadarnya. Anak2 justru lebih suka beredar ke sana kemari, dan akhirnya kami tersesat di restorasi. Bangku kosong yang nyaman membuat kami lama nongkrong disana hingga kami sampai di stasiun Slawi. Menurut pemandu wisata kami (baca mbah google) kami harus turun di stasiun slawi untuk melanjutkan perjalanan ke Guci.


Keluar stasiun, jalan beberpa ratus meter hingga sampai pertigaan macam taman gitu, kami nongkrong disana untuk menunggu angkot yang akan mengantar kami ke Guci nantinya. Tidak terlalu lama angkot pun datang. Mari kita melanjutkan perjalanan. Angkot nya standar biasa saja, tidak seperti angkot di tempat agan agan yang interiornya penuh modif dengan audio kelap kelip jeddag jedug jegler itu. Angkot pun membawa kami keluar dari jalan raya dan menjauh ke daerah pinggir (baca menjauhi kota). Cukup lama mungkin hampir 1 jam perjalanan hingga anak wedok pun terkulai lemas dengan mata terpejam di pangkuan ibunya. Sopir pun berujar “Guci turun disini”. Dan yess, akhirnya sampai juga.


Namun ternyata enggak sodara sodara. Kita wajib menumpang satu armada lagi untuk sampai ke Guci. Kami diturunkan di sekitar pertigaan besar dan disanalah kami nongkrong lagi untuk mendapat tumpangan. Baik, mari kita tunggu sambal jajan makanan yang Tegal Banget. Khamir kayaknya namanya. Nah itu angkot nya datang. Wow, cukup emejing saat kami notice bahwa angkotnya itu adalah bak terbuka. Dan, memang seperti itu lah angkot dari sana menuju ke Guci, paling-paling ada dikasih tempat duduk alakadar nya atau bahkan benar-benar kosong gak ada tempat duduk. Baiklah, mari kita tamasya anak-anak. Thanks god, they are cute kidos. 


Setelah menempuh perjalanan sekitar hampir 1 jam dengan sejuknya angin alami yang benar-benar dingin, dan pemandangan nya yang adem di mata (sungguh tidak menyesal sama sekali naik armada ini) sampailah pada saat yang bahagia. Tibalah kita di Guci. Sebenarnya cukup banyak spot wisata di sini yang cukup asyik, namun karena memang bukan focus utama kami, maka cukup lah kami masuk ke pamandian umum air hangat yang geratis. Fyi, spot-spot wisata disini ternya bukan pemda yang mengurusi. Pihak swasta banyak yang sudah mengelola beberapa spot. Makanya tiap spot kita diwajibkan membayar tiket untuk memasukinya.


Tempat pemandian air hangat GERATIS ini cukup luas. Tapi sangat ramai pastinya. Namun justru ini pasti sangat menyenangkan. Buktinya anak-anak kelihatan ceria dan sangat menikmati setiap riak air yang mereka mainkan meski lelah setelah menempuh perjalanan yang menguras banyak energi. Thanks god again for this kidos. Setelah beberapa lama, hujan turun memaksa kami untuk naik dari air meski belum terlalu puas bermain di sana. setelah berganti pakaian kami pun menuji warung kecil di sekitar sana untuk sekedar mengisi perut kosong dengan pop mie dan beberapa buah gorengan. Suasana yang dingin sangat kita nikmati dengan kedua menu tersebut. Hujan mereda, kami pun memutuskan untuk pulang. Gak mau masuk ke spot lain? Tidak terimakasih selain bukan tujuan utama kami, Susana semakin dingin dan kami juga mengejar kereta untuk pulang.


Berjalan menaiki tanjakan yang cukup membuat ngos ngosan, sampailah kami di terminal Guci. Nongkrong disana beberapa saat tapi gak ada angkot yang kami tunggu. Ngobrol lah kami dengan petugas dan kebetulan hujan turun lagi. Kami disaran kan agar agak keluar dari terminal untuk mendapat armada yang mengantar kami pulang. Yes, kami sepertinya harus gerilya untuk mendapatkan tumpangan. Syukur lah kami mendapat tumpangan mobil bak terbuka “lagi” namun kali ini prifat. Ya, kami bernegosisai dengan sopir untuk ikut pulang dengan menawarkan bayaran tertentu. Kebetulan atau memang demikian, mobil tersebut adalah mobil yang akan kembali dari membawa barang dagangan yang seblumnya di bawa ke Guci.


Asyiknya sama namun kali ini hanya kami ber 4 di sebuah mobil bak terbuka dan ditambah udara yang lebih dingin dari saat berangkat plus rintik hujan. Semoga anak-anak tidak tepar. Sampai di pertigaan yang tadi saat berangkat, kami diturunkan. Dan pas sekali, saat kami turun ada angkot yang akan menuju ke kota. Rundown berjalan dengan sempurna. Meski lumayan capek, tapi asyik nya sungguh luarbiasa. Alhamdulillah… semoga berguna

Regards,
waw

Wednesday, October 10, 2018

Berlibur di hotel? Kenapa tidak - hotel staycation

Bingung dan bosen dengan vacation yang itu itu saja? Anda semua perlu mencoba vacation ala kita. Staycation at hotel. Gayaaa… enggak men. Ini sungguhan. Masak saya yang penganut kere hore akut gini ma uke hotel hanya untuk gaya-gayaan. Tujuan sesungguhnya adalah liburan, refreshing, dan menggembirakan keluarga. Kenapa di hotel? 

Saturday, October 6, 2018

Perjalanan Palu - Donggala - Ongulara - central of sulawesi

Baik, mari kita berangkat ke Ongulara. Saya dari semarang tentu harus menggunakan pesawat dibanding menggunakan kapal laut. Tujuan utama kita adalah Kota Palu. Kalau dari semarang ada beberapa opsi. Kita bisa berangkat dari bandara ahmad yani semarang, transit di Jakarta lalu ke Palu. Atau berangkat dari semarang, transit di Surabaya, kemudian Balikpapan atau Makasar lalu ke Palu. Atau Berangkat dari Surabaya/Solo/Jogja kemudian transit ke Balikpapan atau Makasar lalu ke Palu. Sejauh ini sih yang paling ekonomis adalah berangkat dari Surabaya. Namun yang paling praktis adalah berangkat dari semarang. Tergantung budget lah ya.

Tuesday, September 25, 2018

Staycation in amaris hotel semarang

Yang menjadi salah satu pilihan stacation saya. Salah satu hotel budget yang minimalis namun sudah punya nama di kancah perhotelan Indonesia. Siapa yang tidak pernah mendengar “Amaris”. Yup, hotel budget yang cukup bagus dari segi kualitas dan fasilitas. Hotel budget memang terkenal karena harganya yang terjangkau. Geliat kota yang semakin bergairah memang semakin membuat hotel mendapat tempat tersendiri di hati masyarakatd. Apalagi bagi yang pekerjaanya mobile selalu berpusing-pusing ke luar kota. Pasti hotel menjadi andalan utama. Namun saya bukan tipe seperti itu. Saya “memakai” hotel seringnya untuk vacation. Dan hotel Amaris semarang menjadi salah satu pilihan saya.

Thursday, September 20, 2018

Gemerlap di alun alun karanganyar

 Jaman now adalah jaman berbenah dan bersolek bagi wajah daerah. Semua daerah dari tingkat 1, tingkat 2, sampai tingkat dewa berlomba lomba mendandani wajah nya seindah mungkin. Tidak yang di jawa, luar jawa pun tak mau ketinggalan. Lihat saja di tiap alun alun kota atau kabupaten yang anda singgahi, pasti sudah terkesan kekinian. Bahkan sekelas kecamatan ikut terjangkiti virus ini. Nah, di kabupaten tempat kelahiran saya pun mengalami hal yang sama.

Es pankuk legendaris di semarang

Jl Tanjung adalah salah satu surganya kuliner klasik di semarang. Anda mau mencoba makanan atau minuman klasik khas semarang atau mau bernostalgia dengan kuliner klasik kota semarang? Langsung saja meluncur ke sana. namun kali ini saya akan tampilkan salah satu kudapan klaskik semarang yang dari dulu hingga kini tetap mengisi relung hati. Atau bagi anda yang pengin mencoba salah satu es legendaris di semarang? Perkenalkan ini adalah Es pankuk.

Saturday, August 18, 2018

Amanda Hills, Tamasya Alternatif di Bandungan, Semarang


Entah kenapa akhir2 ini saya jadi keranjingan dengan hotel. Lebih tepatnya berburu promo hotel. Selain untuk eksplore tempat, juga untuk memenuhi kebutuhan rekreasi keluarga utamanya anak2. Budget banget tentunya. Harga yang hampir tak masuk akal selalu menjadi acuan saya. Via online tentunya. Buanyak aplikasi android yang bisa memenuhi kebutuhan aneh saya tersebut. Salah satunya adalah pegipegi. Nanti saya bahas secara mendalam. Dan hotel pertama yang menjadi korban saya adalah AMANDA HILLS yang terletak di bandungan semarang.

Saturday, April 21, 2018

Pengalaman Perjalanan Bandar Lampung – Semarang Dengan Truk


Baik, kali ini saya akan bercerita edikit tentang pengalaman saya pulang kampung dari Lampung ke Semarang. Ini sudah cerita lama, eh maksutnya sudah lama dan baru akan saya ceritakan kali ini. Sudah dua tahun lebih. Ceritanya seingetnya saja. Sebenarnya buanyak sekali ceritanya, tapi sepertinya buanyak juga yang terlupa. Semoga masih bisa jadi sebuah cerita.

Ceritanya begini mbak… (ala-ala kismis RCTI, yang masih muda gak usah ketawa mengejek). Saya sudah hidup sendiri (ya termasuk “mencuci sendiri”) sejak istri pindah dulu ke kampung halaman karena sudah pindah dinas PNS (Alhamdulillah jadi PNS daerah sendiri). Namun itu sebenarnya mau gak mau memberi dampak pada kelangsungan hidup saya. Dari proses mutasi yang tidak bisa ditebak, saya tidak bisa prepare dulu untuk mendapat pekerjaan di sana (semarang). Soalnya pernah sudah dapat kerja tapi malah proses mutasi masih lama, akhirnya ya saya lepas dan hingga hari mutasi dinyatakan paripurna saya justru belum mendapat kerjaan di sana. Walhasil ya itu tadi, saya menyelesaikan tugas saya di Lampung dalam waktu sebulan dan terpisah dengan anak istri (hiks.. lebay amat padahal ma aseek… eh). Dan setelah “menduda” selama sebulan, tibalah saatnya saya pulang ke kampung halaman. Dan pastinya dengan semua barang perabotan rumah yang kudu “dibereskan”.

Saturday, January 23, 2016

Soto Lamongan yang Jawa Banget di Bandar Lampung

Anda penyuka soto? Namun bingung mencari tempat nyoto yang yahud di Bandar Lampung? Sini ane kasih referensinya. Tapi ini menurut lidah ane lho ya. Jangan khawatir, lidah ane seleranya pasti tak jauh dari lidah ente-ente kok. Ini adalah Soto Lamongan yang berada di Bandar Lampung. Belum lama buka sih, tapi rasanya tak jauh beda dengan Soto Lamongan di tanah Jawa sana.

Thursday, October 1, 2015

Tampilan Super Baru Terminal Tirtonadi Solo

dari liputan6.com

Nalikane ing tirtonadi
Ngenteni tekane bis wayah wengi
Tanganmu tak kanthi
Kowe ngucap janji
Lungo mesti bali

Itu adalah satu bait lagu campur sari yang paling populer di jamannya. Lagu yang bertajuk Terminal Tirtonadi tersebut sepertinya tak lekang oleh zaman. Dinyanyikan oleh musisi kenamaan asal Solo semakin menjadikan lagi tersebut menyatu dengan sang penyanyi. Didi Kempot sang maestro Campur Sari lah yang telah mempopulerkannya. Namun bukan tentang lagu Terminal Tirtonadi atau Didi Kempot yang akan saya bahas disini. Yup, benar-benar terminalnya yang akan saya ulas. Pasalnya terminal kebanggaan warga Solo tersebut telah mengalami mayor facelift alias perombakan total. Bagaimana wajahnya sekarang?

Saturday, September 19, 2015

Melancong ke Goa Kreo Semarang

 
Saatnya plesiran... hmm, ini sebenarnya sudah lama sih, tepatnya saat Lebaran kemaren. Entah mengapa yang biasanya tidak ada acara piknik, justru lebaran kala itu ada acara melancong segala. Formasi keluarga lengkap plus ada kung dan uti kidos juga ikut meramaikan suasana. Mendadak melancong lebih tepatnya. Tanpa planing apalagi estimasi langsung cabut dan Goa Kreo yang menjadi pilihan. Menarik, tidak jauh, dan yang penting hati senang.

Saturday, July 4, 2015

StarBucks Coming Soon in Bandar Lampung


Anda yang masih menganggap Bandar Lampung adalah kota kecil? Bandar Lampung adalah kota pinggiran? Bandar Lampung adalah kota yang ndeso? Atau Bandar Lampung tidak bakal tersentuh modernisasi? Anda bakalan ternganga kayak Bang Udin setelah saya sodori kenyataan yang satu ini. Did You Know? Bandar Lampung membangun, ya bandar lampung memang sedang berdandan abis-abisan akhir2 ini, bersolek to the max lah kalo bahasa gaol nya. Betapa tidak, monggo silakan tengok berapa unit hotel yang sudah berdiri di atas tanah lada ini. Berapa banyak mal dan pasar swalayan yang telah eksis di kota tapis tersebut. Belum sadar juga? Buka mata anda lebar lebar untuk melihat beberapa retail ternama macam J.CO dan Bread Talk yang sudah lama nangkring di Chandra TanjungKarang. Masih gak percaya lagi? Silahkan melipir di salah satu retail ternama saat anda melintas di kedaton seberang POM bensin UBL. Ya, Dunkin-Donuts yang biasa dijadikan ikon kota maju oleh kebanyakan orang sudah berdiri gagah di sana tidak lama ini. Sudah percaya kan? Kalo masih ngeyel juga, silaken dengarkan fakta bombastis saya yang satu ini. STARBUCK COMING SOON (REALLY SOON) IN BANDAR LAMPUNG.

Friday, June 12, 2015

Preview Hotel Horison Lampung

Bandar Lampung, yang dulu termasyur sekali dengan julukan sejuta ruko, nampaknya akan berganti titel menjadi “BERJUTA HOTEL”. Betapa tidak, beberapa tahun terakhir ini kota yang terkenal dengan kain tapis tersebut bersolek besar-besaran. Banyak sekali hotel-hotel bermunculan bak jamur di musim hujan. Dari hotel budget hingga hotel bintang 5 dibangun di beberapa titik. Ada yang sudah beroperasi dan ada pula yang masih dalam proses pembangunan. Sebut saja hotel POP yang sudah mejeng di jalan Monginsidi, hotel 7th yang sudah nangkring di jalan dr ridwan rais, dan masih banyak lagi yang tidak saya sebutkan. Nah kali ini saya coba akan menampilkan beberapa gambar dari salah satu hotel terkenal yang baru muncul di kota Bandar Lampung. Yup, HORISON.

Friday, April 17, 2015

JANGAN MASUK KE TERMINAL PULO GADUNG JIKA TAK INGIN KENA CALO BEGUNDAL (Pengalaman Sendiri)

diambil dari radarbangka.co.id
Traveling tak selelu menyejukkan hati. Seperti travelling saya kali ini. Ada kejadian menggeramkan di setiap jam. Memang takdir hari naas atau sebuah ujian saya sendiri masih merenungkan. Tapi pasti ada hikmah disetiap kejadian. Yup, disuatu waktu yang bikin “lemes” saya diharuskan mendaki gunung lewati lembah bahkan mengarungi lautan untuk melakukan solo traveling ke tanah jawa. Solo traveling bukan situsi favorit saya. Makanya biasa saya tempuh dengan jalan darat dan menjadi kutu loncat alias ngeteng. Dan dimana saya mengalami beberapa kejadian dari tiket damri yang expired (baca ketinggalan kereta, eh bus), kapal yang super lemot dengan durasi pelayaran 2,5X biasanya, bus mogok hampir meledak dan macet di detik2 terakhir sebelum mendarat sampai terminal yang membuat saya kemaleman dan akhirnya terjebak oleh b*suknya CALO TERMINAK PULO GADUNG (ini yang akan saya jabarkan disini), dan badan lemas lunglung (aduh lunglai maksutnya) mengikhlaskan duit yang tinggal seberapa untuk membeli tiket pesawat karena mengejar waktu.

Thursday, November 13, 2014

Piknik ke Pantai Quin Artha Lampung

@DECO_deYumnaas at Quin Artha
Pantai memang destinasi yang cocok untuk piknik. Pemandangan yang indah, angin yang selalu sejuk meski di tengah hari, dan air yang selalu membuat kita ceria adalah rahmat dari Sang Maha Pencipta yang dicurahkan kepada umatnya melalui pantai. Pagi itu (lebih tepatnya menjelang siang) kami berangkat menuju salah satu pantai di kawasan teluk Lampung. Pantai Quin Artha namanya. Letaknya tidak jauh dari tempat kami tinggal. Jalan arah pesawaran jika anda berangkat dari Teluk betung. Sepanjang jalan itu memang banyak sekali berjajar tempat wisata pantai yang dibuka untuk umum. Tinggal pilih mana yang disuka. Namun memang hingga saat ini Pantai Mutun masih menjadi primadona para pelancong.

Saturday, October 18, 2014

Jumbo Seafood, Kuliner Oke Bandar Lampung


foodspotting.com
Jika anda pecinta kuliner di daerah lampung pasti pernah mampir di salah satu tempat kuliner di sudut kota bandar lampung ini. Di jl. Ikan kakap teluk betung tepatnya. Yup, Jumbo Kakap. Dulu memang ada, tapi jangan lagi mencari restoran seafood jumbo kakap karena sudah tidak ada lagi. Bagaimana bisa tempat makan yang segitu rame dan fenomenal bisa kukut (baca gulung tikar)? Bukan, bukan gulung tikar ternyata. Lebih tepatnya reborn. Betul sekali, jumbo kakap kini lahir dengan nama dan tempat baru.

Saturday, October 11, 2014

Wajah Baru Bandara Raden Inten 2 (sept 2014)


Saat terakhir akan mudik bersama keluarga (september 2014), kamipun memilih alat transportasi udara. Selain cepat (tidak buang banyak waktu), tidak menguras tenaga adalah alasan lainya. Bukan apa2, dua anggota baru keluarga kami masih menyandang status infant. Singkat cerita, setelah beberapa lama tidak nongkrong di bandara kebanggaan masyarakat lampung itu, saya pun tidak mengira akan adanya perubahan. Hingga akhirnya pesawat yang delay hingga 1 jam menuntun saya untuk mengeksplore runang tunggu bandara yang terletak di kabupaten lampung selatan ini.

Friday, October 10, 2014

Review Kereta Api Menoreh (Pengalaman)


Sesuai janji saya pada posting sebelumnya, saya akan sedikit share tentang pengalaman saya naik kereta api. Bukan pengalaman pertama naik kereta api, namun lebih tepatnya adalah naik salah satu spesies kereta api untuk pertama kali. Kereta api menoreh namanya. Yup, kereta api ekomoni AC jurusan Semarang (st. Tawang) menuju Jakarta (st. Pasar senen). Kereta ini berhenti di beberapa stasiun yang dilewatinya seperti weleri, pekalongan, pemalang, tegal, cirebon, arjawinagun, jatibarang, cikampek, karawang, bekasi, dan jatinegara. Awalnya pada tanggal 21 September 2012 kereta api ini menggantikan Kereta api Fajar Utama Semarang yang berangkat dari Pasar Senen menuju Semarang Tawang pada pagi hari dan Kereta api Senja Utama Semarang yang berangkat dari Semarang Tawang menuju Pasar Senen pada malam hari, lalu pada tanggal 19 Agustus 2014 disusul dengan mengganti kedua rangkaian kereta tersebut pada rute sebaliknya. Nama Menoreh diambil dari Pegunungan Menoreh, sebuah pegunungan yang membentang dari Kabupaten Magelang hingga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, serta Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. (wikipedia).

Thursday, October 2, 2014

Waspada Penipuan Modus Baru (Penemuan Perhiasan)



illustrasi from buruhmigran.co.id

Zaman semakin gila memang. Susahnya mencari kebutuhan hidup bahkan dirasakan oleh sebagian besar dari mereka yang berstrata pendidikan tinggi. Mencari pekerjaan susah, sudah mendapat pekerjaan pun kebutuhan seolah tidak pernah tercukupi. Yah, hingga berbagai macam daya dan upaya pun ditempuh untuk memenuhi kebutuhan hidup. Praktek curang alias tanpa norma dan susila pun menjadi halal. Penipuan, pemalakan, perampokan pun jamak dilakukan demi sesuap nasi. Hingga suatu hari saya menemukan “mungkin” salah satu modus penipuan. Mari kita simak

Tuesday, December 31, 2013

Klub Yamaha Matik Injeksi Lampung Goes To Ciwidey - Bandung


Well, jika sebelumnya saya pernah mengetengahkan kegiatan komunitas dari pabrikan sayap ngepak yang bertajuk gathering komunitas motor honda se-lampung, maka kali ini saya akan sajikan juga geliat dari komunitas brand sebelah. Yup, Yamaha juga mempunyai klub motor yang banyak. Di kesempatan ini saya akan perkenalkan klub motor dengan nama Ym@il atau ymail. Ini bukan geng motor lho bro, namun ini memang suatu komunitas dari para pengguna motor Yamaha  di lampung. Yup, Ymail biasa mereka sebut dengan Yamaha Matik Injeksi Lampung. Apa sih yang menarik dari klub motor ini? Salah satunya adalah para anggota kebanyakan adalah para karyawan PT. Lautan Teduh yang notabene merupakan Main Dealer Yamaha di Lampung. Meskipun begitu, mereka sangat open jika ada bro dan sis yang akan ikut gabung. Lalu bagaimana kiprah mereka?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?