visit on my page

Wednesday, April 1, 2015

Granny's Nest, Tempat Nongkrong Yang Cozy di Bandar Lampung


Eksplore tentang tempat nongkrong memang tiada tara asyiknya. Apalagi jika tempatnya cozy plus menu yummy yang tersaji. Masih di kota Bandar Lampung. Sebuah tempat yang rekomended untuk dikunjungi. Bukan suatu objek wisata namun bikin semarak suasana. Bukan tempat formal namun terasa amat fenomenal. Bukan, ini bukan tempat nongkrong biasa, ini adalah Granny’s Nest. Sebuah restoran atau tempat makan dan nongkrong yang membuat saya sangat terkesan. Unik dan cantik adalah paket yang ditawarkan disana.



Terletak di daerah Jl Antasari namun masuk gang sedikit (maaf lupa nama gang atau jalannya), tempat nongkrong itu berdiri. Entah berdiri sejak kapan saya juga tak tahu, namun saya baru kenal tempat makan tersebut satu bulan belakangan. Saya tidak akan menjelaskan silsilah ataupun company profile layaknya laporan dari redaksi suatu majalah kuliner. Lebih kepada pengalaman seorang pengembara kuliner yang terkesan setelah mendapati “jajahannya”. Masuk gang dari Jl Antasari sekitar 100m, orang awam sepertinya tidak akan ngeh dengan keberadaannya. Untung di ujung jalan sudah dipasang semacam baliho permanen sebagai petunjuk. Tepat di depan Omah Akas, Granny’s Nest tak tampak megah dari luar, namun anda akan terkesan jika sudah masuk ke dalam.
 
 
Artistektur jeroannya terkesan bersih elegan dan soo girly. Nuansa putih, pink dan perpaduan warna mencolok lainnya menghiasi setiap sudut ruangan. Mungkin ownernya lulusan desain interior, atau setidaknya doi menggandeng seorang arsitek untuk mendekor ruangan dalamnya. Anda yang suka suasana melow nan girly, anda ingin mengajak nongkrong pacar atau istri, bahkan mau membawa rombongan anak perempuan atau lelaki, disini tempatnya cui. Anda pasti akan semakin betah dengan tempat duduk yang super nyaman, sokongan wifi yang ngebut, dan tentunya para pramusaji yang santun lagi bersahaja. Dan for your information, bagi anda perokok (yang level nya sudah “wajibu udud ba’da dahar” alias kudu ngudud setelah makan) maka, jangan harap anda bisa memainkan asap tembakau di dalam ruangan. Meskipun tanpa adanya peringatan tertulis, haram hukumnya ada asap tembakau berkeliaran di dalam ruangan. Anda mungkin bisa melipir ke luar sebentar untuk sekedar menghilangkan sakau.

 
Tiap ruang memberi nuansa atau tema yang berbeda. Ada yang bernuansa cafe, ada yang beraura ruang keluarga, dan ada pula yang mencerminkan suasana unik lainnya. Namun, sepertinya tidak ada ruang lesehan di sana, atau saya kurang detail saat sesi eksplorasi. Menu yang ditawarkan cukup komplit. Dari appatise, main course, hingga dissert. Beragam minuman pun dijajakan sebagai pendamping kudapan anda. Jenisnya tidak terlalu mainstream dan cukup variatif. Harga yang dibanderol tidak terlalu mencekik leher sih, tapi tidak rekomended bagi saya jika nongkrong di sana setiap hari. Rasanya? Enak. Namun porsinya kurang nendang untuk ukuran lambung saya. Ya, over all puas lah dengan mekanannya.

ako mao mam mi dulu lhooo...
Konsep baru yang unik dari sebuah rumah makan. Salah satu tempat wajib kunjung di Bandar Lampung. Patut dicoba. Monggooo...

Regards,

waw

2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?