visit on my page

Monday, November 9, 2015

Kemalingan? Sabar dan Ambil Hikmahnya Saja


ilustrasi dai tribunnews.com
Ini tentang kisah yang sangat memilukan. Separuh kehidupan keluarga kami direnggut oleh orang yang tak bertanggung jawab. Coba silakan dipikir. Apa yang lebih penting dari air di dalam kehidupan ini. Saya rasa itu kebutuhan paling primer dalam sebuah kehidupan. Nah, kisah sedih hari ini adalah tentang alat penyedot air (baca pompa) di sumur bor rumah yang kami tempati digondol maling. Sungguh terlalu sekali orang ini. Barang sesepele itu pun diangkut. ckckck


Apa keuntungannya coba? Barangnya berat, ngangkutnya juga pasti lebih susah dibanding nyomot duit/hp, kalo dijual paling laku berapa sih, belum lagi resiko kalo ketahuan pasti digebuki. Memang di zaman dengan ekonomi semakin susah seperti ini buanyak sekali orang nekat. Apalagi ditambah dengan kemarau panjang.  Orang alim pun bisa banting stir jadi maling. Sudah tidak ada lagi akal sehat di kepala mereka. Yang ada hanya otak kotor bagaimana caranya mengusir grup keroncong yang gaduh di dalam perut. Bahkan cara yang haram pun mereka halalkan. Sekali lagi sungguh terlalu. Era sudah smartphone tapi masih banyak kucing berkepala hitam yang doyan nyomot punya orang.

Bagaimana tidak geram. Sudah beberapa rumah di lingkungan mendapati pompa nya raib diangkut garong. Dan ternyata rumah kami pun mendapat nasib yang serupa. Bukan masalah kerugian yang ditanggung, paling juga 1 sd 2 juta kalo mau beli pompa baru lagi (heh... itu juga duit woii...). Tapi lebih kepada attitude orang di zaman sekarang. Berita pembegalan sudah memenuhi daftar siar di berbagai stasiun TV. Kekerasan juga tidak jarang muncul di layar kaca. Belum lagi kebanyakan tontonan TV saat ini sudah kacau balau bin tidak ada nilai moral sama sekali. Tv kini sudah sebagai bahan tontonan dan hiburan paling andalan, bahkan mayoritas orang sudah kecanduan dengan TV. Tidak bisa tidur kalo tidak lihat TV, tidak bisa istirahat kalo tidak lihat TV, tidak bisa makan kalo tidak di depan TV, dan tidak bisa hidup kalau tidak ada TV. Sebegitu tergantungnya manusia dengan TV. Lalu pantaskah jika siran TV diisi dengan tontonan yang tidak ada nilai didiknya? Pemerintah memang harus lebih ketat mengenai hak siar TV.
 
kotak ajaib sudah kosong ajah

tutupnya hanya seadanya sih

letaknya di luar rumah lagi

Kembali lagi ke pompa hilang. Asumsi, karena letak pompa di luar rumah tanpa adanya pengaman seperti kunci atau semacam gembok membuat si maling lebih leluasa melakukan aksinya. Namun sebenarnya, sudah 5 bulan lebih kondisi pompa tanpa proteksi tersebut aman tanpa gangguan. Hingga suatu pagi saat akan mancing air (ritual 2 harian), kok pompa sudah tidak ada di tempatnya. Langsung mak DEG dah. Kalo nasehat kawan sih, “semoga barang yang dicuri dapat menjadi manfaat bagi yang mencurinya”. Wtf. Tapi ada benarnya juga. Kalaupun diratapi, pompa tak mungkin bakal kembali. Kalaupun mencaci-maki, toh yang didapat hanya sakit hati. Dengan mendoakan semoga berguna bagi yang mencuri, itu akan lebih baik karena akan dapat pahala dan mendapat tenteram dihati itu sudah pasti. Kisah ini juga bisa jadi peringatan dari Allah, “kamu itu kurang beramal, jadi perbanyak beramal!”. Semoga bisa lebih banyak lagi amal jariah saya setelah ini.

Karana keuangan perusahaan (baca isi dompet) sedang mengalami prahara, maka rencana untuk membeli pompa baru pun diurungkan. Selain karena keuangan, ada alasan mendasar lain yang membuat kami tidak membeli pompa baru dulu. Akhirnya saya rutin setiap hari mengambil air (ngangsu) dari rumah tetangga sebelah. Sampai akhirnya kami tidak enak, maka ngangsu air dari kantor pun kami jabanin. Dengan berbekal 5 buah galon yang kami beli dengan harga @30.000, kami pun mengisi ke-5 galon tersebut penuh saat pulang kantor. Dan begitu terus setiap hari. Sampai saat ini sih masih nyaman dengan cara itu. Mungkin sampai pompa baru bisa terbeli. Semoga. Amin.



Bagi pencuri, semoga barang kami yang anda ambil bisa berguna dan menjadi ladang amal kami. Dan semoga anda akan segera terlepas dari jeratan ekonomi sehingga bisa meninggalkan kebiasaan buruk anda yang merugikan orang lain itu. Amiin... semoga berguna...

Regars,

waw

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?