visit on my page

Friday, April 26, 2013

Flaghship Pengaruhi Larisnya Produk Lain?

Flagship produk adalah produk yang paling dibanggakan, paling bagus diantara produk lain, paling mahal mungkin, paling canggih, dan paling-paling yang lainnya. Lihat contoh seperti CBR nya Honda, ERn nya Kawasaki, atau Inazumanya Suzuki, dan ... lho punya Yamaha mana?? Yoi, memang hanya tinggal Yamaha seorang diri yang belum menghadirkan Flagship produk ke Indonesia. Tapi saya tak bahas itu. Yang perlu digarisbawahi, seberapa penting sih Flagship produk bagi kelangsungan produk yang lain terutama produk masal? Mari kita diskusikan bersama.



Banyak yang beranggapan Flagship produk itu mutlak ada untuk membentuk eksklusifitas brand image. Namun tak sedikit pula yang berpendapat Flagship produk tak berpengaruh signifikan bagi image, justru malah membuat profit tidak maksimal. Nah, mari kita bedah keuntungan dan kerugian adanya Flagship produk.
 

Jelas memang Produk kebanggaan ini secara tidak langsung berdampak pada kelangsungan produk lain. Orang akan beranggapan pabrikan itu hebat jika bisa menghadirkan produk tercanggih. Meskipun hanya untuk melihat-lihat tanpa terjadi transaksi, setidaknya akan lebih banyak menarik orang untuk datang ke dealer jika terpajang produk unggulan di sana. Dampak mungkin tak terasa langsung, namun dalam jangka panjang akan memberi efek positif terutama di sisi sales. Jika image bagus sudah terbentuk, tinggal tunggu konsumen berbondong-bondong membeli produk dealer tsb. Pihak dealer juga akan lebih pede untuk memasarkan semua produknya karena keberadaan Flagship produk. Mungkin masih ada lagi keuntungan yang lain, silahkan para ahli menambahkan.
 
Di sisi lain, memang Flagship produk ini bisa dikatakan unprofit produk. Yang beli jelas sangat sedikit karena harga dan segmen nya yang tinggi. Lain dari pada itu, memasukkan Flagship produk juga butuh pengorbanan. Import pun dilakukan jika mass pro tidak bisa dijalankan. Tentu ini akan menguras budget sehingga cashflow pun akan terganggu. Inilah yang mungkin menjadi alasan Yamaha mengurungkan niatnya memboyong R series ke Nusantara.
Yang ini aja masih ngarep
Namun dibalik dari segala keuntungan dan kerugian Flagship produk bagi pabrikan motor, tentu sudah ada analisa market yang mumpuni di setiap kubu. Seperti yang dilakukan Honda dengan mengimport CBR series dan juga beberapa pabrikan seperti Kawasaki dan Suzuki. Namun jangan terlalu mempertanyakan Yamaha yang masih kekeh dengan prinsipnya yang tak mau menghadirkan produk unggulannya ke tanah air. Yamaha pasti punya alasan yang kuat untuk itu. Nah, menurut agan-agan sendiri lebih banyak keuntungan atau kerugiannya sih? Ingat, ini dilihat dari sudut pandang pabrikan, bukan Konsumen. Semoga berguna...

Regards,

waw

4 comments:

  1. ck ck.. Yamaha sudah banyak yang nyindir gak kerasa juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tahu aja bro kalo ane lagi nyindir Yamaha.. hehe

      Delete
  2. mbuh, karepe yamaha wae lah.

    http://otoradians.blogspot.com/2013/05/jorge-lorenzos-team.html?m=1

    ReplyDelete
    Replies
    1. ono dituku (nek duwe duit), nek ora ono yo ra usah mecucu yo bro

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?