visit on my page

Thursday, September 3, 2015

Begini Jika Kartu ATM BCA Anda Hilang

Ilustrasi dari puisi-rongsokan.blogspot.com
Hmmh... memang saya sudah berkali-kali bermasalah dengan kartu ATM (Debit) BCA. Yang memaksa saya untuk mondar-mandir nongkrongin mbak-mbak CSO di Bank Central Asia tersebut. Sedikitnya 3 kali saya mendapat petaka dari urusan Blue Bank itu. 2 kali saya harus bersua ke kantor Bank di Jl. Yos Sudarso Bandar Lampung dan yang lainnya saya cukup mendatangi lokasi pos Anjungan Tunai Mandiri BCA. Mau tau kronologi ke-3 petaka tersebut? Silakan disimak artikel dibawah.



Sebenarnya masalah tersebut bukan datang dari pihak Bank, namun lebih karena sedikit keteledoran nasabah dan kesalahan teknis belaka. Saya share kejadian-kejadian yang menimpa saya agar bisa menjadi pengalaman buat saya dan petunjuk bagi agan-agan yang mengalami hal serupa biar tahu jalan yang lurus.

Mempunyai infant memang senang-senang susah. Senangnya tidak perlu diceritakan lah ya. Susahnya jika mengalami hal seperti ini. kartu ATM yang belum genap 1 bulan diperbaharui, hilang akibat tangan jahil si bayi. Maaf, ini bukan alibi namun hanya bercerita kronologi. Suatu yang tidak bisa dihindari namun bisa saja terjadi. Hal yang tak bisa terdeteksi apalagi untuk dipungkiri. Alah apaan sih...

Singkat cerita, setelah si ibu belanja di salah satu supermarket tenar di Bandar Lampung, si bayi merebut dengan paksa kartu ATM yang baru saja dipakai untuk membayar. Karena si ibu tidak tega merebut kembali meski itu barang yang penting, maka dipasrahkan lah kewajiban rebut-merebut itu ke bapaknya. Hmmhh, ini nih kelakuan emak2. Karena saya sedang fokus ke hal yang lain (yang jelas bukan fokus ke mbak kasir lho ya), maka kewajiban merebut kembali kartu ATM dari tangan si bayi pun tertunda dan terlupa hingga sampai saat perjalanan pulang di kendaraan. Saya pun kelimpungan saat grepe-grepe isi dompet dan tidak menemukan kartu ATM BCA disana. Kecurigaan akhirnya tertuju kepada si bayi yang memang sedang pintar-pintarnya “membuang” sesuatu. Yup, kartu ATM yang tadi dipegangnya pasti lah dibuangnya entah dimana.

Berbagai usaha pun di lakukan agar kartu ATM kembali ke tangan. Kembali ke TKP (supermarket) dan muter-muter tanya sana-sini, ke tempat informasi, dll sudah dilakukan dan hasilnya nihil. Saya sih (yang sedikit berpengalaman – agak bangga dong) tidak terlalu panik. Halah tinggal buat baru ke Bank beres. Mana mungkin kartu ATM saya dibajak? Bagaimana caranya? Toh masih bisa bertransaksi pakai klikBCA. Namun si ibu yang mungkin ada sedikit rasa bersalah menunjukkan gelagat paniknya. Tanpa babibu beliau telp halo BCA dan saya langsung disuruh memblokir sementara rekening BCA saya.
Nah, kalo sudah diblokir begitu mau gak mau besok harus ngurus karena sebagian besar transaksi keuangan ya dengan Bank BCA itu. Waduh sudah mikir jauh sampai cari surat kehilangan dari kepolisian, waktunya gimana, dll. Hingga akhirnya saya pun kembali nekat ijin telat “lagi” untuk mengurus kartu ATM. Pagi-pagi pun saya sudah menunggu para polisi menyelesaikan apelnya untuk keperluan membuat surat kehilangan. Surat kehilangan pun sakses saya dapat dengan memberikan sedikit imbalan ke bapak polisi. Langsung cabut ke Bank BCA di Jl. Yos sudarso “lagi”.

Sampai Bank, saya pun terhenyak menyesali perbuatan yang baru saja saya lakukan. “Jika kartu ATM bapak hilang atau tertelan atau rusak, tidak perlu membuat surat kehilangan, cukup membawa kartu identitas dan buku tabungan saja”. What? Meskipun kata-katambak CSO  terdengar sangat merdu namun bagai geledek yamg masuk ke kuping saya. Jadi, apa artinya pengorbanan saya barusan? Omigod... Yup, sepertihalnya saya mengurus kartu ATM saya yang tertelan mesin, seperti itulah saya mendapat kartu ATM yang Baru untuk mengganti kartu ATM saya yang telah hilang. 



And You know? Karena dirasa akan beratnya pengorbanan pengurusan surat kehilangan dari polisi kala itu, saya pernah berniat untuk membuka nomor rekening baru saja di Bank. Karena rekening sudah terlanjur diblokir maka mau gak mau saya harus ke kantor polisi. Dan, itu semua tidak berguna saudara-saudara... “Suatu yang sederhana akan menjadi kompleks jika kita terlalu memikirkannya”

Well, pembelajaran besar bagi saya. Saya tidak akan pernah ke kantor polisi untuk mengurus surat kehilangan jika kartu BCA saya hilang. Ups, hilang lagi? No Way.... Namun setidaknya kejadian ini akan memberikan pencerahan bagi anda yang sedang kehilangan kartu ATM. Tinggal bawa buku tabungan dan KTP terus bilang ke CSO “mbak saya mau bikin kartu ATM baru karena kartu ATM saya hilang” sudah gitu saja beres. Semoga berguna...

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?