visit on my page

Saturday, November 24, 2012

Motor Injeksi Aman Kehabisan/Telat Bensin


Banyak awam yang belum yakin dengan mesin injeksi. Salah satu yang mereka takutkan adalah saat kehabisan bensin. Mereka takut akan merusak “jeroan”. Karena memang dulu jaman nggledak ora enak, terdapat sejarah mobil injeksi (solar kalo todak salah) yang kehabisan bensin dan timbul masalah sehingga harus bongkar mesin untuk membuat mesin normal kembali. Trauma publik akan hal tersebut ternyata masih sangat membekas di benak masyarakat. Sehingga mereka masih paranoid dengan mesin injeksi yang kehabisan bensin. Namun sekarang (mesin injeksi untuk motor ataupun mobil) sudah dirancang untuk menanggulangi hal tersebut. Membaca postingan wak haji tentang penjelasan petinggi pabrikan motor Yamaha dan Honda tentang amannya mesin motor injeksi jika kehabisan bensin, semakin memantapkan generasi mesin injeksi terkini. 

Sistem injeksi pada motor Honda

Sistem injeksi pada motor Suzuki

Sistem injeksi pada motor Yamaha
Sistem kerja Fuel pump
Logikanya saja, tentu perancangan motor injeksi entry level seperti mio-J maupun Beat FI yang notabene penggunanya adalah seluruh kalangan masyarakat dari yang paling pelosok hingga yang paling kota pasti sudah dipertimbangkan secara masak akan situasi ‘kemungkinan kehabisan bensin di jalan’. Jauhnya SPBU dan jarangnya pengecer BBM di pedalaman, kemungkinan sifat teledor konsumen yang lalai terhadap isi tangki, hingga masalah langka dan mahalnya BBM adalah situasi yang kerap terjadi di blantika permotoran Indonesia. Apalagi dengan adanya sejarah kelam akan mesin injeksi yang ‘rewel’ saat kehabisan bensin. Tentu RnD pabrikan telah melakukan improve terhadap mesin motor injeksi yang akan dipakai oleh segala kalangan dan segala macan situasi dan kondisi.

Adanya improvisasi teknologi adalah sebagai upaya penyempurnaan. Dan kali ini mesin injeksi yang dahulu ‘ngambeg’ jika telat bensin, sekarang aman tanpa ada masalah. Namun, jangan karena mesin injeksi sekarang mau diajak habis bensin kemudian anda semena-mena untuk membiarkan jarum penunjuk BBM berlama-lama stag di area merah. Usahakan tangki bensin selalu dalam keadaan terisi bensin. Selain konsekuensi dorong motor, tentu walaupun tidak akan berpengaruh terhadap mesin secara langsung, pasti durability mesin akan turun alias mesin jadi tidak awet. Untuk dalam kondisi urgent tak ada masalah bensin motor injeksi telat, namun kalo keseringan pasti akan berpengaruh serius juga. So, masih belum sreg dengan motor injeksi? Tidak perlu risau lagi.

Semoga berguna…
Advertisement
-->
Regards,

waw

Link terkait :

8 comments:

  1. ajib gan
    nice share

    ReplyDelete
  2. 1 2 x emang masih aman. Kalo keseringan jebol tuh injeksinya. Pas dibengkel ada orang cerita pernah ganti injeksinya 900rb. Mtrnya sisupra. Penyebabnya mtr kehabisan bensin tp ttep dipaksa jalan ampe meletup-letup knalpote. Ya paling aman sih segera isi bensin kalo dah merah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, hanya untuk urgent saja, bukan untuk hobby... hehe

      Kalo udah merah, segera diisi. Kalo tidak memungkinkan, ya setelah kerasa habis bengsin, tinggal sorooong... hehe

      Delete
  3. Replies
    1. tengkyu bro..

      makasi juga telah melawat dimari

      Delete
  4. Solusi paling aman kalo jarum sdah di merah jangan di paksain mending dorong aja ... Ato kalo gak lagi gablek duit mending di pigura aja di rumah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. lagi gak gablek duit juga buat beli piguranya gan.. wkwkwk

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?