visit on my page

Wednesday, July 18, 2012

Akhirnya Beli Mio-J Teen

 Saya akan bercerita pengalaman temen saya dalam proses membeli sebuah tunggangan. Bukan masalah gampang dan susahnya, ribet dan mudahnya atau mungkin proses perjuangannya. Namun saya hanya mengulas tentang satu poin yang cukup penting. Adalah keputusan membeli yang saya cuplik dari kisah temen saya mendapatkan motor yang ia idamkan. Oiya ini juga sebagai sekuel dari postingan saya terdahulu saat aya menemani temen saya walk in ke dealer untuk mendapat informasi motor dan saya mendapatkan pricelist motor pasca regulasi DP.
Sebelumnya ke main course, akan saya sampaikan dulu beberapa hal yang perlu digarisbawahi. Hal dibawah ini tentu sangat berpengaruh pada keputusan pembelian sebuah motor.
  1. Temen saya tsb adalah sesosok cowok yang masih muda dan bujangan
  2. Badan tegap dan tidak kecil (tinggi diatas 170 cm)
  3. Dia adalah salah seorang karyawan negara di  luar pulau jawa (lampung khususnya)
  4. Tidak motor freak alias yang penting punya motor untuk mobilitas sederhana saja
  5. Tidak terlalu piawai mengendarai motor dan juga  tidak terlalu mengerti permotoran
Singkat kata temen saya tersebut memang butuh tunggangan untuk setidaknya berangkat dan pulang kerja serta wara-wiri di dalam kota saja. Referensi yang telah ia dapat adalah motor keponakannya yang kadang kala ia kendarai. Motor saudaranya adalah Mio sporty. Ia bilang paling nyaman naek motor selama hidupnya adalah naik motor tersebut (karena memang jarang naek motor). Dan dari situlah ia membatasi kriteria motor yang akan ia beli, yakni "pokoknya harus MATIK".
Sebenernya ia sudah punya beberapa kandidat untuk dipersunting. Adalah Honda Beat dan Yamaha Mio itu sendiri. Saat meminta pendapat saya, terus terang saya tidak mengintimidasinya untuk membeli suatu produk. Saya hanya memberi masukan sebenernya motor yang cocok untuk dia adalah motor sport. Namun karena sudah ngebet dengan Matik yang katanya lebih imut, ya uwis saya hanya menyarankan beli motor yang sudah injeksi saja lebih irit dan ramah lingkungan. Tapi nampaknya ia sudah lebih kepincut pada Honda Beat. Ramping, irit, sudah banyak yang pake, dan yang jelas matik. Oke, waktu pun berjalan.
Suatu hari temen saya tersebut menanyakan pada saya perihal kenikan DP motor. Dia bilang kalo DP Beat hampir 4 juta, dia sudah survey ke beberapa sales Honda. wew... betulkah? dan akhirnya saya pun digelandang untuk mengantarkannya ke salah satu dealer Yamaha. Yup, itu lah kejadian saya mendapatkan pricelist motor Yamaha. Seperti yang telah tertera pada daftar harga, incaran motor matik ke2 dia dibanderol dengan DP 2,7 juta. Yup sampai disitu pun masih pikir2 lagi.
Sampai pada saat yang berbahagia, dia akhirnya memutuskan untuk mengambil satu unit Mio-J Teen. Dengan pertimbangan Matik, pernah nyemplak mio sebelumnya, dan injeksi lagi. Sebenernya sempat kepincut juga sama Soul GT. Namun karena menurut dia selisih 1juta dan tidak sebanding dengan hanya berbeda body saja, niat meminang Soul GT diurungkannya juga. Satu Unit Mio-J Teen warna biru telah menjadi teman setia kemana ia pergi sekarang. 
Satu lagi saya dapatkan profil consumer behavior Indonesia. Dengan selisih DP sekitar 1jutaan, dia akhirnya memboyong Mio-J daripada Honda Beat. Bukan desain yang ia prioritaskan juga, selisih 1 jutaan dengan perbedaan pada body, juga prefer meminang Mio-J ketimbang Soul GT. Ini juga sangat mewakili perilaku orang indonesia dalam membeli sesuatu. Kalo tidak TAMPILAN ya HARGA.
Buat temen saya, Selamat atas motor barunya mas bro... Hati-hati dan tetep safety ride ya... semoga barokah dengan tunggangan barunya, dan ditunggu syukurannya... hehe... Semoga berguna...

Regards,

8 comments:

  1. kekna saya tau ya yang dimaksud ini siapa? hahha

    ReplyDelete
  2. hhmmmmm.......siapa tu???kok kata "muda"nya dicoret ya...........(berfikir keras sampe botak)wkwkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf... saya harus jujur dalam menulis...

      Delete
  3. untung gak ketipu ama kesan irit beat... beat cuma lebih irit dikit dari mio sporty, gak kaya di iklan yg katanya 73 km/liter, nyatanya cuma antara 35-40km/liter. mirip kan ama mio sporty yg juga di kisaran 33-37km/liter, apalagi mio J ya jelas iritan lagi lah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bro... kalo mio-j sudah pasti lebih irit daripada beat. (catatan = standar pabrikan belum modif)

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

whats in your mind?